All posts by nanikastuti

About nanikastuti

Mahasiswi s1 dari Perguruan TInggi Raharja Working at Margahayu Land Developer Dreaming Woman With Good Passion I am not a product of my circumstances. I am a product of my decisions. –Stephen Covey

Kuisioner


Instructions

Mahasiswa diminta partisipasinya untuk mengisi Kuesioner Survey dengan alamat Link :

http://isur.raharja.info/index.php/survey/index/sid/966561/lang/id

 

STATUS : TERCAPAI

KETERANGAN : Mengisi kuisoner dan posting di Ime

Pembuktian :

[pe2-image src=”http://lh3.googleusercontent.com/-XA0nIsNlgrk/VV7wsOkPHnI/AAAAAAAAIiU/PM4sfkHxt6s/s144-c-o/mj202.jpg” href=”https://picasaweb.google.com/115226430406011640057/IMePhoto#6151618783649668722″ caption=”” type=”image” alt=”mj202.jpg” pe2_gal_align=”center” pe2_img_align=”center” ]

Pertemuan 13

Instructions

Jawablah pertanyan dibawah ini :

A. Soal Materi 13

1, Bagaimanakah agar kita dapat berbicara didepan umum dengan baik ?

2. Sebutkan kesantunan bahasa presentasi ilmiah !

3. Sebutkan analisis bahasa tubuh pada saat presentasi ilmiah !

4. Sejalan dengan perkembangan teknologi multimedia, ada beberapa alat bantu yang digunakan pada saat presentasi.

Jelaskan.

B. Soal Materi 14.

Buatlah artikel populer yang berupa opini atau tips tentang Karir dan Pendidikan.

Gunakan gaya kalimat dengan citarasa pengompilasian, pemvariasian, pengulangan, dan pengonstruksian idiomatik.

STATUS : TERCAPAI

KETERANGAN : Menjawab soal dari pertemuan 13 dan 14

PEMBUKTIAN :

1. Dengan melakukan persiapan dengan matang dan menggunakan bahasa baku, agar apa yang disampaikan dapat diterima oleh pendengar dengan baik, sesuai dengan yang diharapkan.

2.Berbicara depan umum dengan baik :

a. Persiapan dan Penguasaan Materi

Penguasaan terhadap materi yang akan dipresentasikan sangat

penting agar Anda percaya diri dan mantap menyampaikan pesan

kepada audiens.

b. Alat bantu presentasi

Alat bantu presentasi dihadirkan dengan tujuan agar pesan

pesan yang ingin dikomunikasikan kepada audiens menjadi lebih

jelas.

c. Analisis Bahasa Tubuh

Kontak mata, senyuman, ekspresi wajah, cara berdiri, dan

gerakan tubuh harus Anda perhatikan sebelum melakukan presentasi

Ilmiah.

3. Analisa bahasa tubuh

Kontak mata, senyuman, ekspresi wajah, cara berdiri, dan

gerakan tubuh harus Anda perhatikan sebelum melakukan presentasi

Ilmiah. Beberapa bahasa tubuh (body language) yaitu.

a. Kontak Mata

Tatapan mata pada pandangan pertama ini menunjukkan bahwa kita, si pembicara, berharap semua audiens memperhatikan apa yang akan dipresentasikan dan audiens pun merasakan bahwa mereka memperoleh perhatian yang sama. Kontak mata merupakan kepercayaan dan keyakinan.

b. Senyuman

Senyuman yang kita tebarkan pada saat kita melakukan komunikasi dengan audiens adalah senyuman sosial. Senyuman sosial harus dimiliki oleh pembicara karena merupakan bentuk senyuman yang mungkin tidak diwarisi sejak kecil, tetapi bisa dipelajari dan ditiru. Tebarkan senyuman sosial ini saat pembicara merespons audiens.

c. Ekspresi Wajah

Strategi manusia untuk menyatakan kesopansantunan sering kali dibangun dan diselamatkan oleh ekspresi wajah. Kita dapat memulai pembicaraan yang positif melalui ekspresi wajah. Oleh karena itu, wajah atau ekspresi wajah sebagai kekuatan saluran komunikasi nonverbal yang harus diperhatikan.

d. GerakanAnggotaTubuh

Gerakan tangan pada saat melakukan presentasi sangat membantu pembicara dalam meyakinkan dan memperkuat topik bahasan tertentu.

e. PercayaDiri

Rasa percaya diri harus dimiliki oleh seorang pembicara agar pesan-pesan yang akan disampaikan bisa berjalan dengan lancar, karena, rasa percaya diri yang kuat akan berdampak pada saat penyampaian presentasi ilmiah.

f. Cara MenanggapiPertanyaan

Ketika presentasi selesai, tibalah sesi tanya jawab. Pada sesi inilah kemampuan Anda tentang penguasaan materi diuji oleh audiens, termasuk para dosen penguji jika Anda sedang menghadapi ujian sidang TA.

4. Dengan berkembanganya alat media teknologi saat ini terdapat alat bantu OHP, Slide, papan tulis elektronik, sampai dengan LCD.

Pertemuan 14

Karir dan pendidikan merupakan dua kesatuan yang tidak terpisahkan, karir yang baik didukung dengan pendidikan yang baik, mungkin hal itu merupakan gambaran dasar tentang keberhasilan dan kesuksesan. Dalam dunia pendidikan kita diajarkan untuk dapat mandiri, berpikir cerdas, kreatif, dan tentu saja pemahaman keilmuan diluar kemampuan dari orang yang tidak memperoleh pendidikan yang baik. Pendidikan penting dalam mencapai karir yang tinggi, bukan berarti pendidikan merupakan kunci dari karir yang tinggi, tetapi pendidikan merupakan pondasi dasar bagi membangun karir yang tinggi.

 

Pertemuan 12

Buatlah catatan kaki (footnote) dan daftar pustaka (bibliography)

berdasarkan sumber bacaan berikut ini!

  1. Nama penulis, Rhenald Kasali, Ph. D. dengan bukunya yang berjudul Sukses Melakukan Presentasi, halaman 56, dipublikasikan oleh Gramedia, januari 2007, Jakarta
  2. Nama penulis, Rhenald Kasali, Ph. D. dengan buku yang berjudul Sembilan Fenomena Bisnis, dipublikasikan oleh Gramedia, desember 2006, Jakarta
  3. Darmadi Darmawan dan Imam Munardhi, dengan buku yang berjudul Fight Like Tiger Win Like Champion 8 Kekuatan Dahsyat Meraih Sukses Sejati, halaman 10, dipublikasikan oleh Gramedia, 2006 Jakarta

STATUS : TERCAPAI

KETERANGAN : Membuat catatan kaki atau footnote

Pembuktian :

  1. Rhenald Kasali, PH.D , Sukses Melakukan Presentasi (Jakarta: Gramedia, Januari 2007), hlm. 56.
  2. Rhenald Kasali, PH.D , Sembilan Fenomena Bisnis (Jakarta: Gramedia, Desember 2006)
  3. Darmadi Darmawan dan Imam Munardhi ,”Fight Like A Tiger Win Like a Champion 8 Kekuatan Dasyat Meraih Sukses Sejati” ( Jakarta : Gramedia , 2006 ), Halaman 10

Essay: Assigment 11( Materi 11)

Pertanyaan :

   Buatlah Catatan Kaki atau Footnote berdasarkan data berikut ini!

Untuk kepentingan penulisan karangan ilmiah, Anda mengutip pendapat para ahli dari berbagai sumber                bacaan, yaitu :

  1. Footnote yang pertama Anda mengambil kutipan secara langsung dari buku yang berjudul Orang Indonesia di Kamp Konsentrasi Nazi: Autobiografi Parlindoengan Loebis halaman 52 karangan Parlindungan Loebis yang diterbitkan oleh Komunitas Bambu & KITLV pada 2006 di Jakarta.
  2. Footnote yang kedua, Anda mengambil sumber bacaan sama seperti nomor satu, tetapi halamannya berbeda, yakni 55.
  3. Untuk footnote yang ketiga, Anda mengutip pendapat David Bornstein dari bukunya yang berjudulMengubah Dunia: Kewirausahaan Sosial dan Kekuatan Gagasan Baru halaman 88. Buku tersebut diterbitkan oleh       Yayasan Nurani dunia & INSIST Press tahun 1993 di Jakarta
  4. Footnote yang keempat, Anda mengambil sumber bacaan dari buku yang diterbitkan oleh Kepustakaan Populer Gramedia di Jakarta pada 2006 yang berjudul Orang Indonesia dan Orang Prancis: Dari abad XVI sampai dengan Abad XX, halaman 100, karangan Bernard Dorleans.
  5. Footnote yang kelima, Anda mengutip pendapat David Bornstein dari buku yang sama dengan footnote ke-3 dan halamannya pun sama.

STATUS : TERCAPAI

Keterangan : Latihan membuat footnote

PEMBUKTIAN :

  1. Loebis, Parlindoengan, Orang Indonesia di Kamp Konsentrasi Nazi: Autobiografi Parlindoengan Loebis. Jakarta : Komunitas Bambu & KITLV, 2006, hlm. 52.
  2. Ibid, hlm. 55
  3. Bornstein, David. Mengubah Dunia: Kewirausahaan Sosial dan Kekuatan  Gagasan Baru. Jakarta : Yayasan Nurani dunia & INSIST Press, 1993.
  4. Dorleans, Bernard, Orang Indonesia dan Orang Prancis: Dari abad XVI sampai dengan Abad XX, Jakarta : Kepustakaan Populer Gramedia, 2006.
  5. Bornstein, David. Op.cit., Loc.cit.

Essay: Assigment 10 ( Materi 10)

Pertanyaan :

Buatlah makalah bab pertama dan lengkapi dengan bagian awal karangan (preliminaries) yang terdiri atas halaman judul, halaman persetujuan, halaman pengesahan, halaman persembahan, halaman kata pengantar, halaman abstrak, dan halaman aneka daftar

Status : Tercapai

Keterangan : Membuat makalah

Pembuktian :

https://docs.google.com/a/raharja.co/document/d/10Acl6Rdwv22BU2p1L8hxamH9Ui1XOpZJK68FpI5xIo0/edit?usp=sharing

https://docs.google.com/a/raharja.co/document/d/1HZEmW2oneu1DSovLr5pllYQ_Yzaabd_2KliNknUMIXw/edit?usp=sharing

https://docs.google.com/a/raharja.co/document/d/1et9sFyi1ivJcS6rE588ylNRemvuRmHCA-dOxeh_lbUU/edit?usp=sharing

https://docs.google.com/a/raharja.co/document/d/1JB2b05X35s4Cq4nrVbP1WAXZTh9SCoOSGlnas_1GXbE/edit?usp=sharing

Assigment 9

Pertanyaan :

Ubahlah kalimat berikut ini agar efektif (hemat, logis, cermat, dan sejajar dan harmonis) !

  1. Dari hasil pemeriksaan telah membuktikan dalam kasus pengeboman itu dia tidak terlibat.
  2. Selain menurunnya konsumsi masyarakat yang selama ini menopang pertumbuhan ekonomi, juga kelambatan persetujuan APBD di beberapa daerah telah menyebabkan lambatnya pertumbuhan ekonomi.
  3. Ia menyadari sepenuhnya kalau manusia itu tidak bisa hidup sendiri. Sehingga amatlah perlu untuk hidup bermasyarakat.
  4. Jika mahasiswa melanggar peraturan, harap dilaporkan kepada panitia ujian.
  5. Para ahli bertugas menyimpulkan data, menganalisis data, dan mengumpulkan data.

Status : Tercapai

Keterangan : Mengubah kalimat agar menjadi efektif

Pembuktian :

  1. Berdasarkan hasil pemeriksaan kasus pengeboman itu, dia terbukti tidak terlibat.
  2. Lambatnya pertumbuhan ekonomi dipengaruhi oleh menurunnya konsumsi masyarakat dan keterlambatan dalam persetujuan APBD di beberapa daerah.
  3. Ia menyadari bahwa manusia tidak dapat hidup sendiri, sehingga perlu untuk hidup bermasyarakat.
  4. Jika mahasiswa melanggar peraturan, wajib dilaporkan ke panitia ujian.
  5. Menganalisis, mengumpulkan, dan menyimpulkan data adalah tugas para ahli.

Pertemuan 6

Pilihlah Istilah-istilah yang tidak sesuai dengan Pedoman Umum Pembentukan istilah. Buatlah kalimatdengan menggunakan Istilah tersebut!

  1. golf-file-test
  2. analisa-analisis-analysis
  3. koordinas-koordinir-coordination
  4. fasilitas-faciliteit-facility (kata serapan Belanda dan Inggris, sehingga saya tidak tahu memilih yang mana yang tidak sesuai)
  5. objektif-obyektif-objektief
  6. November-Februari-May
  7. serius-serieus-seriuss
  8. practisch-practical-praktis (kata serapan Belanda dan Inggris, sehingga saya tidak tahu memilih yang mana yang tidak sesuai)
  9. specifiek-spesific-spesifik (kata serapan Belanda dan Inggris, sehingga saya tidak tahu memilih yang mana yang tidak sesuai)

STATUS : TERCAPAI

KETERANGAN : Mencari kata yang tidak sesuai dengan pedoman umum pembentukan istilah dan buat kalimat

PEMBUKTIAN :

1. File

File di komputer pada umumnya disimpan di dalam suatu folder tertentu tergantung si pemilik komputer tersebut ingin dimana ia menyimpannya.

2. Analisa

Beberapa analisa yang dikemukakan oleh anggota dewan itu tidak masuk akal.

3. Koordinir

Untuk kegiatan karya wisata itu, Lia yang bertugas meng-koordinir dana yang dikumpulkan.

4. Facility

Sekolah itu memiliki sarana facility yang sudah memadai, sehingga banyak sekali peminatnya.

5. Objektief

Penilaian seorang hakim harus bersifat objektief tanpa ada tekanan dari pihak manapun.

6. May

Bulan May ini banyak sekali pengeluaran yang tidak terduga, karena musim orang tua daftar ulang anak sekolah.

7. Seriuss

Kami harus menyikapi permasalahan ini dengan seriuss, karena menyangkut masa depan keluarga kami.

8. Practical

Dokter itu melakukan practical aborsi, sehingga ia ditangkap polisi.

9. Spesific

Jika menjelaskan mengenai metode penulisan ilmiah harus secara spesific.

 

NB : Untuk No 4, 8, dan 9 saya kesulitan menjawabnya.

 

Pertemuan 6

Pilihlah Istilah-istilah yang tidak sesuai dengan Pedoman Umum Pembentukan istilah. Buatlah kalimat dengan menggunakan Istilah tersebut!

  1. golf-file-test
  2. analisa-analisis-analysis
  3. koordinasi-koordinir-coordination
  4. fasilitas-faciliteit-facility
  5. objektif-obyektif-objektief
  6. November-Februari-May
  7. serius-serieus-seriuss
  8. practisch-practical-praktis
  9. specifiek-spesific-spesifik

STATUS : TERCAPAI

KETERANGAN : Mencari kata yang tidak sesuai dengan pedoman umum pembentukan istilah dan buat kalimat

PEMBUKTIAN :

KATA TIDAK BAKU / TIDAK SESUAI DENGAN PEDOMAN ISTILAH

1. Banyak peserta lulusan SMU mengikuti ujian test masuk ke Perguruan TInggi Raharja.

2. Hasil analisa dari beberapa bukti dan saksi itu dapat dijadikan tuntutan pidana dalam pengadilan.

3. Ami diminta untuk meng-koordinir pelaksanaan kegiatan tahunan tersebut.

4. Keberadaaan facility sarana dan prasarana sekolah itu belum memadai.

5. Data dan keakuratan informasi yang diberikan oleh orang tersebut tidak obyektif, karena tidak berdasarkan laporan yang ilmiah.

6. Pada Bulan May ini saya diajak keluarga saya liburan ke Bali.

7. Ia terlihat seriuss menyikapi berita tentang keadaan politik yang tidak kondusif ini.

8. Beberapa temuan teknologi ini banyak sekali yang bersifat practical untuk memudahkan manusia.

9. Jika memberikan keterangan kepada Polisi harus spesific, agar tidak terjadi salah tangkap.

 

EYD

Pertanyaan : Penulisan EYD yang tepat sesuai lampiran

Status : TERCAPAI

Keterangan : penulisan EYD yang tepat dengan memberikan alasannya

PEMBUKTIAN :

No

Bentuk Salah Bentuk Benar

Alasan

1 Tuhan yang maha kuasa dan maha pemurah Tuhan Yang Mahakuasa dan Maha Pemurah Bab II, Pasal A, Ayat 3 yang berisi huruf kapital digunakan pada awal kata yang berhubungan dengan nama Tuhan dan kata gantinya. Kata maha digabung cara penulisannya dengan kata dasar yang menyertainya dan dipisah jika kata yang menyertainya kata berimbuhan
2 Berfikir jauh kedepan. Berpikir jauh ke depan. Kata fikir bukan merupakan kata baku dalam kamus bahasa Indonesia, melainkan sudah disesuaikan menjadi kata pikir. Kata depan ke ditulis terpisah dari kata yang mengikutinya, kecuali di dalam gabungan kata yang sudah lazim dianggap sebagai satu kata.
3 Rp. 100000,- perbulan Rp100.000,00 per bulan Dalam penulisan nominal uang, setelah mata uang tidak menggunakan titik dan digabung dan tidak menggunakan simbol sebagai pengganti nominal.
Selain itu, partikel per harus dipisah dengan kata yang mengikutinya.
4 Pebruari s/d Nopember 2010 Februari s.d. November 2010 Penerapan vonem F tetap F dan V tetap V. (Bab IV)
Singkatan gabungan kata yang terdiri atas dua huruf (lazim digunakan dalam surat-menyurat) masing-masing diikuti tanda titik,
5 Romeo. Andromeda SH., MM. Romeo Andromeda, S.H., M.M. Penulisan nama tidak dipisahkan dengan tanda titik. Selain itu, penulisan gelar dipisahkan dengan tanda koma setelah nama.
Penulisan gelar harus diikuti tanda titik setelah setiap huruf.
6 Mahasiswa itu menulis skripsi yang berjudul “Hubungan antara Kenaikan Harga B.B.M. dan Produksi Pada P.T. Tonikum Jaya”. Mahasiswa itu menulis skripsi yang berjudul “Hubungan antara Kenaikan Harga BBM dan Produksi pada PT Tonikum Jaya”. Kata pada merupakan kata tugas sehingga ditulis dengan huruf kecil.
Penulisan PT tidak diakhiri tanda titik. (Bab III Pasal I, Ayat 16). Selain itu, akronim nama diri yang berupa gabungan huruf awal unsur-unsur nama diri ditulis seluruhnya dengan huruf kapital tanpa tanda titik.
7 Artikel yang berjudul Kredit Model Rambut Cepak termuat di surat kabar Kompas hari ini. Artikel yang berjudul “Kredit Model Rambut Cepak” termuat diKompas hari ini. Tanda petik dipakai untuk mengapit judul. Kata “surat kabar” tidak diperlukan karenaKompassudah dikenal sebagai surat kabar. Selain itu, nama surat kabar harus dicetak miring
8 Kwalitas, kondite, resiko dan obyek Kualitas, konduite, risiko dan objek Kata kwalitas, kondite, resiko dan obyek bukan kata baku dalam kamus bahasa Indonesia. Kata serapan tersebut sudah disesuaikan dengan kaidah bahasa Indonesia.
9 Kepada Yth. Yth. Dr. Renata K.P.K., M.Sc. Tidak digunakannya kata kepada sebelumYth. dan ditulis dalam satu baris.
 Ibu Dr. Renata. KPK, MSC Penggunaan tanda koma sebagai pemisah antara nama orang dengan gelar akademik. Singkatan nama orang dan nama gelar diikuti dengan tanda titik di belakang tiap-tiap singkatan itu. Kata “Ibu” atau “Bapak” tidak digunakan pada nama orang yang memiliki gelar.
10 Siapakah nama anda ? Siapakah nama Anda ? Penggunaan huruf kapital sebagai huruf pertama kata anda yang digunakan dalam penyapaan.
11 Tahun 70 an Tahun 70-an Tanda hubung (-) dipakai untuk untuk merangkaikan angka dengan -an.
12 Perang Dunia ke 1 Perang Dunia ke-1 Tanda hubung (-) dipakai untuk untuk merangkaikan ke- dengan angka.
13 SeIndonesia Se-Indonesia Tanda hubung (-) dipakai untuk untuk merangkaikan  se- dengan kata berikutnya yang dimulai dengan huruf kapital.
14 Pada semester ganjil ia akan di angkat menjadi Ketua Jurusan. Pada semester ganjil ia akan diangkat menjadi ketua jurusan. Sebagai kata depan, kata diselalu diikuti kata benda yang menyatakan arah atau tempat yang ditulis terpisah, sedangkan disebagai awalan dituliskan serangkai dengan kata yang mengiringinya. Nama jabatan yang tidak merujuk pada nama orang, instansi, atau tempat tertentu
15 Walaupun ia masih kecil, tetapi ia bercita-cita menjadi Insinyur Pertambangan. Walaupun masih kecil, ia bercita-cita menjadi insinyur pertambangan. Huruf kapital tidak dipakai sebagai huruf pertama nama jabatan dan pangkat yang tidak diikuti nama orang, nama instansi, atau nama tempat. Bila sudah ada kata “walaupun”, kata “tetapi” tidak diperlukan. Selain itu, penggunaan subjek “ia” cukup sekali saja.
16 Tindaklanjuti dan menindaklanjuti. Tindak lanjuti dan menindaklanjuti. Jika bentuk dasar yang berupa gabungan kata mendapat awalan dan akhiran sekaligus, unsur gabungan kata itu ditulis serangkai.
17 Pasca reformasi dan Pasca Sarjana Pascareformasi dan pascasarjana Penulisan kata pasca dengan kata berikutnya ditulis serangkai dan tidak ditulis menggunakan huruf kapital.
18 Damono, Sapardi Djoko. 2006. Bahasa Indonesia di Perguruan Tinggi. Dalam Kompas, 6 Nopember 2006.Jakarta Damono, Sapardi Djoko. 2006. “Bahasa Indonesia di Perguruan Tinggi”. Jakarta: Kompas, 6 November 2006. Penulisan judul artikel dalam daftar pustaka diapit tanda (“). Tanda (:) dipakai diantara nama kota dan penerbit buku acuan. Penulisan bulan November yang baku menggunakan huruf v. Nama surat kabar dicetak miring.
19 Sejak bekerja di perusahaan milik Inggris, tingkah laku orang itu keInggris-inggrisan. Sejak bekerja di perusahaan milik Inggris, tingkah laku orang itu keinggris-inggrisan. Huruf kapital tidak dipakai sebagai huruf pertama nama bangsa, suku, dan bahasa yang dipakai sebagai bentuk dasar kata turunan.
20 Perkuliahan Bahasa Indonesia membahas ejaan, diksi, kalimat dan paragraf. Perkuliahan bahasa Indonesia membahas ejaan, diksi, kalimat dan paragraf. Huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama nama bangsa, suku bangsa, dan bahasa. Dalam kasus ini bahasa tidak ditulis dengan huruf kapital, hanya Indonesia yang menunjukkan nama bangsa.
21 Buku setebal 1115 halaman itu dibacanya selama liburan. Buku setebal 1.115 halaman itu dibacanya selama liburan. Tanda titik diapakai untuk memisahkan bilangan ribuan atau kelipatannya.
22 Yth. Mahasiswa/i                       Jurusan Akuntansi                           F.E. Universitas Guna Andromeda                        Di Tempat. Yth. Mahasiswa                                      JurusanAkuntansi                            FE Universitas Guna Andromeda                                     di Tempat. Singkatan nama resmi lembaga pemerintahan dan ketatanegaraan, badan atau organisasi, serta namadokumen resmi yang terdiri atas huruf awal kata ditulis dengan huruf capital dan tidak diikuti dengan tanda titik. Mahasiswi sudah terkandung dalam Mahasiswa, dan penulisan Mahasiswa/i merupakan pemborosan kata. Kata depan “di” penulisannya dipisah dengan kata yang mengikutinya.
23 Dosen favorit itu tinggal di jalan bulak serai abdulrahman no.99 Jakarta Timur. Dosen favorit itu tinggal di Jalan Bulak Serai Abdulrahman, No.99, Jakarta Timur. Penggunaan huruf kapital dalam penulisan alamat.                                                 Tanda koma dipakai diantara (i) nama dan alamat,(ii) bagian-bagian alamat,(iii) tempat dan tanggal,dan (iv) nama tempat dan wilayah atau negeri yang ditulis berurutan.
24 Pada abad ke-XXI ini kita menghadapi arus globalisasi. Pada abad XXI ini kita menghadapi arus globalisasi. Pada penulisan bilangan tingkat, angka romawi tidak disertai imbuhan dan tanda hubung.
25 Pimpinan PT. Tonikum Jaya akan bertanggung jawab dan menanda tangani surat itu setelah perkaranya ditindak lanjuti. Pimpinan PT Tonikum Jaya akan bertanggung jawab dan menandatangani surat itu setelah perkaranya ditindak lanjuti. akronim nama diri yang berupa gabungan huruf awal unsur-unsur nama diri ditulis seluruhnya denga huruf kapital tanpa tanda titik, dan gabungan kata yang mendapat awalan dan akhiran harus ditulis serangkai.
26 Ketika kukirimkan SMS kepadanya bahwa aku mencintainya, ia membalas dito. Ketika kukirimkan SMS kepadanya bahwa aku mencintainya, ia membalas, “Dito”. Kutipan langsung harus diapit tanda (“), dan huruf pertama kutipan langsung menggunakan huruf kapital.
27 Ketidak-taatan dan ketidak-disiplinan adalah hal yang harus kita hindari. Ketidaktaatan dan ketidakdisiplinan adalah hal yang harus kita hindari. Jika bentuk dasar yang berbentuk gabungan kata mendapat awalan dan akhiran sekaligus, maka gabungan kata itu ditulis serangkai.
28 Tabel I: Perbedaan Ragam Bahasa Resmi Dan Tidak Resmi. Tabel I: Perbedaan Ragam Bahasa Resmi dan Tidak Resmi. Huruf kapital dipakai pada huruf pertama semua kata di dalam judul buku, majalah, surat kabar kecuali kata tugas seperti dan, di, dari.
29 Dalam waktu singkat rupiah anjlok sampai Rp. 3845,- per dollar A.S. Dalam waktu singkat, rupiah anjlok sampai Rp3.845,00 per dollar AS. Tanda koma dapat dipakai untuk menghindari salah baca di belakang keterangan yang terdapat pada awal kalimat. Penulisan nama mata uang langsung diikuti oleh nominalnya tanpa tanda titik atau spasi, memakai tanda pemisah titik pada angka ribuan, dan singkatan yang memakai huruf kapital tidak memakai tanda titik.
30 Berdasarkan uraian di atas, penulis membatasi pada masalah-masalah berikut ini yaitu: Berdasarkan uraian di atas, penulis membatasi pada masalah-masalah berikut ini, yaitu Tanda baca titik dua yang mengikuti kata yaitu tidak diperlukan, karena tanda titik dua memiliki arti yang sama dengan kata yaitu. Selain itu, tanda koma perlu disisipkan sebelum kata yaitu.
31 Metoda analisa data yang penulis gunakan yaitu metoda kwantitatif dan kwalitatif. Metode analisis data yang penulis gunakan yaitu metode kuantitatif dan kualitatif. Kata metoda, kwantitatif, kwalitatif, dan analisa bukan kata baku dalam kamus bahasa Indonesia.
32 Export non migas Ekspor nonmigas Jika salah satu unsur gabungan kata hanya dipakai dalam kombinasi, gabungan kata itu ditulis serangkai. Istilah yang bukan merupakan bahasa Indonesia ditulis dalam huruf miring. Istilah yang telah diserap ke dalam bahasa Indonesia ditulis sebagai bahasa Indonesia.
33 Data produksi sampah Provinsi DKI Jakarta sebesar 2.67 liter per kapita perhari. Data produksi sampah Provinsi DKI Jakarta sebesar 2,67 liter per kapita per hari. Tanda koma digunakan di muka angka desimal. Kata “per” dalam penulisannya tidak serangkai dengan kata yang mengikutinya.
34 Dalam Bahasa Sunda, kata naon berarti apakah. Dalam bahasa Sunda, kata naon berarti apakah. Huruf kapital ditulis pada nama suku bangsa, dan kata istilah bukan bahasa Indonesia dicetak miring
35 Makalah ini diajukan untuk memenuhi tugas mata kuliah Bahasa Indonesia dikampus emas. Makalah ini diajukan untuk memenuhi tugas mata kuliah Bahasa Indonesia di kampus emas. Huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama nama bangsa, suku bangsa, dan bahasa. Kata “bahasa Indonesia” semua huruf pertamanya ditulis dengan huruf kapital bila posisinya sebagai subjek atau mata kuliah Kata depan di ditulis terpisah dari kata yang mengikutinya.
36 Dosen pembimbing skripsi itu bernama Prof. DR. Suminto. A Sayuti. Dosen pembimbing skripsi itu bernama Prof. Dr. Suminto A. Sayuti. Tanda titik digunakan di belakang tiap singkatan nama orang, nama gelar, sapaan, jabatan, atau pangkat. Untuk penulisan singkatan gelar yang terdiri dari lebih satu huruf, hanya huruf pertama singkatan yang ditulis dengan huruf kapital.
37 Menurut Kuntarto,” ekonomi  ialah ilmu yang mempelajari cara manusia memenuhi kebutuhan hidupnya”. Menurut Kuntarto, “Ekonomi ialah ilmu yang mempelajari cara manusia memenuhi kebutuhan hidupnya.” Tanda petik dua dipakai untuk mengapit petikan langsung dari pembicaraan dan tanda baca diletakkan didalam tanda kutip
38 Riwayat para Nabi menarik untuk dibaca Riwayat para nabi menarik untuk dibaca. Karena tidak diikuti nama orang, maka tidak diberikan huruf kapital
39 Kata perkata  akan terangkai menjadi kalimat. Kata per kata  akan terangkai menjadi kalimat. Kata per harus dipisahkan pada kata selanjutnya
40 Salah satu suku terasing di Kalimantan Tengah adalah Suku Dayak. Salah satu suku terasing di Kalimantan Tengah adalah suku Dayak. Huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama nama bangsa, suku bangsa, dan bahasa.

 

Essay Assigment 3

Pertanyaan : 

Buatlah karangan ilmiah populer atau karangan populer tentang masalah yang teraktual saat ini. Gunakan bahasa Indonesia yang baik saat ini!

Status : BERHASIL 

Keterangan : Membuat karangan ilmiah populer atau karangan populer tentang masalah yang teraktual dengan menggunakan bahasa indonesia yang baik.

Pembuktian :

 APBD DKI JAKARTA 2015

Akhir-akhir ini sedang menjadi topik pembicaraan panas tentang pembahasan APBD Provinsi DKI Jakarta, dimana terjadi perbedaan pendapat antara anggaran yang diajukan oleh Pemda DKI Jakarta dengan DPRD DKI Jakarta. Perselisihan menjadi melebar, dengan diajukannya laporan tindakan korupsi anggaran daerah DKI Jakarta Tahun 2012-2014 dan perencanaan korupsi anggaran DKI Jakarta Tahun 2015 oleh Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama atau akrab disebut Ahok. Hal ini pun direspon dengan cukup reaktif oleh anggota dewan yang duduk di kursi DPRD DKI Jakarta, dengan mengajukan hak angket kepada Ahok selaku Gubernur DKI Jakarta dengan alasan tidak mempunyai etika berpolitik dan percobaan suap kepada anggota dewan daerah.

Menurut versi Pemda DKI Jakarta, bahwa anggota dewan DPRD DKI Jakarta memasukkan dana siluman sebelum disahkannya APBD dalam pembahasan APBD DKI Jakarta, yang paling mencolok dan tersiar di masyarakat adalah pengadaan UPS untuk sekolah-sekolah di Kota dan Kabupaten DKI Jakarta yang totalnya mencapai 139.976.100.550 (seratus tiga puluh Sembilan milyar Sembilan ratus tujuh puluh enak juta seratus ribu lima ratus lima puluh rupiah). Dimana harga per satu UPS tersebut tercantum di rancangan anggaran daerah DKI Jakarta adalah hampir menyentuh angka 6 Milyar. Hal ini tentu berbanding terbalik dengan kenyataan harga UPS sebenarnya, dimana kisaran tertinggi dari harga UPS itu bernilai “hanya” seratusan juta saja.

Dampak ini menjadi pembicaraan menarik di kalangan masyarakat Indonesia, dimana masyarakat Indonesia beranggapan bahwa, proyek dana siluman ini tentu saja tidak hanya terjadi di Provinsi DKI Jakarta saja, akan tetapi dapat juga terjadi di provinsi-provinsi lainnya di Indonesia. Penulis sangat mengapresiasi tinggi langkah Ahok dalam membuka kotak Pandora yang selama ini tertutup rapat di kalangan elit pemerintahan, dimana hal seperti ini adalah hal yang umum terjadi di lingkungan birokrasi pemerintahan. Perlu keberanian lebih dalam membongkar hal ini, karena bukan saja jabatan yang menjadi taruhannya, akan tetapi nyawa pun menjadi taruhannya.

Jika langkah-langkah ini dilakukan juga oleh gubernur, walikota, dan bupati di daerah lainnya, tentu akan membantu Indonesia menjadi negara yang bersih korupsi yang tentunya akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Indonesia itu sendiri. Tindakan korupsi terjadi, bukan hanya adanya kesempatan saja, akan tetapi mental orang tersebut yang tidak menjunjung tinggi nilai kenegaraan dan pengabdian kepada nusa dan bangsa. Perlu respon reaktif dan positif dari Dinas Pendidikan, dimana pendidikan sejak dini perlu mengajarkan tentang rentannya perilaku korupsi yang akan menjatuhkan nilai dan martabat bangsa ini sendiri, agar Indonesia ke depannya dapat lebih meminimalisirkan tingkat perilaku korupsi.

Hukuman untuk para koruptor pun perlu diperhatikan lebih jauh, dimana saat ini jika kita lihat berita yang beredar di masyarakat, bahwa koruptor diperlakukan istimewa di tahanan atau penjara, tentu saja hal ini tidak menimbulkan efek jera, karena perlakuan tersebut. Ada juga mengenai hukuman dan tindakan pengadilan yang dinilai belum pro dengan rakyat, dimana putusan persidangan seringkali malah meringankan pelaku korupsi di Indonesia. Peran Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akhir-akhir ini pun terlihat seperti dilemahkan, terlihat dari kejadian Abram Samad, Bambang Widjojanto selaku pimpinan KPK tersirat dikriminalisasi oleh oknum Kepolisian. Hal ini seharusnya perlu mendapatkan respon pro aktif dari Presiden Jokowi, selaku kepala negara dan kepala pemerintahan Republik Indonesia, untuk menjaga stabilitas penanganan kasus korupsi di ranah bangsa ini.

Penulis sangat berharap sekali peranan keluarga, instansi pendidikan, dan bangsa ini dalam pendidikan anak sejak dini memperingatkan bahaya korupsi bagi harkat dan martabat bangsa ini, bukan hanya pembahasan dalam lingkup dosa secara agama saja, akan tetapi lebih luas kepada pengaruh dan dampaknya bagi kemajuan bangsa ini. Perlunya pembahasan dalam hukuman kepada pelaku koruptor pun sudah sepantasnya menjadi pembahasan dalam amandemen Undang-Undang Negara, dimana seperti kita ketahui, bahwa pelaku bandar narkoba, dikatakan merugikan masyarakat Indonesia (menurut saya hanya dalam lingkup pemakai narkoba tersebut), dihukum mati. Bagaimana dengan pelaku korupsi ? Jelas bahwa mereka merusak seluruh lapisan sendi kehidupan masyarakat Indonesia, menghambat kemajuan pengembangan infrastruktur, sarana, dan prasarana daerah, serta yang lebih vital adalah mengancam kemajuan dari bangsa ini. Menurut penulis, tentu koruptor lebih kejam dari bandar narkoba, karena tindakan yang dilakukan bukan saja terencana, tetapi terstruktur di hampir seluruh lembaga pemerintahan yang ada di Indonesia.