All posts by annaazizah

Sidang

1. pertanyaan : Buatlah laporan tentang event Sidang TA/Skripsi kaitkan dengan materi Kebudayaan Indonesia. Tulisan diawali dengan Kata Pengantar, Pendahuluan, Uraian dan ditutup dengan Kesimpulan dan Saran. Tulisan dapat ditambahkan dengan materi dari luar event Sidang TA/Skripsi (bahan kuliah, buku atau dari internet).

2. pernyataan : saya telah mengerjakan tugas dengan baik

3. status : 100% tercapai

4. bukti :

nama : femmi allamiah

jurusan : sistem informasi

konsentrasi : BI

NIM : 142147711

berupa foto

Kebudayaan Sunda

Budaya Sunda adalah budaya yang tumbuh dan hidup dalam masyarakat Sunda. Budaya Sunda dikenal dengan budaya yang sangat menjunjung tinggi sopan santun. Pada umumnya karakter masyarakat Sunda adalah periang, ramah-tamah (soméah, seperPerlu kita ketahui juga bahwa suku sunda juga memiliki arti tersendiri. Suku sunda adalah kumpulan dari beberapa kelompok etnis yang memiliki asal dari pulau jawa bagian barat. Di Indonesia dari Ujung kulon dan juga di ujung barat dari pulau jawa sampai dengan Brebes sudah mencakup wilayah yang administrasi di propinsi Jawa Barat, Banten. Selain itu sebagian juga dari DKI Jakarta dan sebagian lain nya dari Jawa Tengah. Jika dilihat bahwa Jawa Barat adalah provinsi yang memiliki jumlah penduduk paling besar di Indonesia. Oleh karena itu Jawa Barat memiliki letak yang sangat berdekatan dengan ibu kota negara dan hampir semua suku bangsa yang berada di Indonesia berada di Jawa Barat.ti dalam falsafah someah hade ka semah), murah senyum, lemah-lembut, dan sangat menghormati orang tua. Itulah cermin budaya masyarakat Sunda.
Kebudayaan Sunda termasuk salah satu kebudayaan tertua di Nusantara. Kebudayaan Sunda yang ideal kemudian sering kali dikaitkan sebagai kebudayaan masa Kerajaan Sunda. Ada beberapa ajaran dalam budaya Sunda tentang jalan menuju keutamaan hidup.
watak Sunda itu adalah cageur, bageur, singer dan pinter, yang dapat diartikan sehat, baik, mawas, dan cerdas. Kebudayaan Sunda juga merupakan salah satu kebudayaan yang menjadi sumber kekayaan bagi bangsa Indonesia yang dalam perkembangannya perlu dilestarikan. Sistem kepercayaan spiritual tradisional Sunda adalah Sunda Wiwitan yang mengajarkan keselarasan hidup dengan alam. Kini, hampir sebagian besar masyarakat Sunda beragama Islam, namun ada beberapa yang tidak beragama Islam, walaupun berbeda namun pada dasarnya seluruh kehidupan ditujukan untuk kebaikan di alam semesta.
masyarakat Jawa Barat atau Tatar Sunda, dikenal sebagai masyarakat yang lembut, religius, dan sangat spiritual. Kecenderungan ini tampak sebagaimana dalam pameo silih asih, silih asah dan silih asuh; saling mengasihi (mengutamakan sifat welas asih), saling menyempurnakan atau memperbaiki diri (melalui pendidikan dan berbagi ilmu), dan saling melindungi (saling menjaga keselamatan). Selain itu Sunda juga memiliki sejumlah nilai-nilai lain seperti kesopanan, rendah hati terhadap sesama, hormat kepada yang lebih tua, dan menyayangi kepada yang lebih kecil. Pada kebudayaan Sunda keseimbangan magis dipertahankan dengan cara melakukan upacara-upacara adat sedangkan keseimbangan sosial masyarakat Sunda melakukan gotong-royong untuk mempertahankannya.
1. Kesenian
Budaya Sunda memiliki banyak kesenian, diantaranya adalah kesenian sisingaan, tarian khas Sunda, wayang golek, permainan anak-anak, dan alat musik serta kesenian musik tradisional Sunda yang bisanya dimainkan pada pagelaran kesenian.
Sisingaan adalah kesenian khas Sunda yang menampilkan 2–4 boneka singa yang diusung oleh para pemainnya sambil menari. Sisingaan sering digunakan dalam acara tertentu, seperti pada acara khitanan. Wayang golek adalah boneka kayu yang dimainkan berdasarkan karakter tertentu dalam suatu cerita pewayangan. Wayang dimainkan oleh seorang dalang yang menguasai berbagai karakter maupun suara tokoh yang di mainkan. Jaipongan adalah pengembangan dan akar dari tarian klasik. Tarian Ketuk Tilu , sesuai dengan namanya Tarian ketuk tilu berasal dari nama sebuah instrumen atau alat musik tradisional yang disebut ketuk sejumlah 3 buah.
Alat musik khas sunda yaitu, angklung, rampak kendang, suling, kacapi, goong, calung. Angklung adalah instrumen musik yang terbuat dari bambu yang unik enak didengar. Angklung juga sudah menjadi salah satu warisan kebudayaan Indonesia. Rampak kendang adalah beberapa kendang (instrumen musik tradisional Sunda) yang dimainkan bersama secara serentak. Seni Reak (kuda lumping) adalah sebuah pertunjukan yang terdiri dari empat alat musik ritmis yang berbentuk seperti drum yang terbuat dari kayu dan alas yang di pukul terbuat dari kulit sapi, yang di sebut dog-dog yang ukurannya beragam yaitu Tilingtit (ukuran kecil), Tung (lebih besar dari Tilingtit), Brung (lebih besar dari Tung), Badoblag (lebih besar dari Brung).
Ditambah oleh 1 alat musik ritmis bernama bedug yang dipikul dua orang dan ditambah lagi oleh satu alat musik melodis berupa Tarompet yang terbuat dari kayu yang melantunkan musik sunda sampai dangdut yang terkadang di temani seorang sinden. Seni reak ini menampilkan atraksi transendensi dunia metafisika ke dalam dunia profan yang disebut (kaul atau jadi, hari jadi) dan atraksi dari Bangbarogan. Bangbarongan adalah sebuah kostum yang digunakan oleh orang yang sedang kaul, terbuat dari kayu yang berbentuk kepala besar bertaring dan berwarna merah ditambah karung goni untuk menutupi tubuh sang pemakai. Seni ini terdapat di daerah Bandung Timur dari kecamatan Ujung Berung, Cibiru sampai dengan Kabupaten Sumedang.

1. Sunda berasal dari kata Saunda yang artinya lumbung bermakna (makmur dan subur)
2. Sunda berasal dari kata Sonda yang artinya bahagia
3. Sunda berasal dari kata Sundara yang artinya lelaki tampan, serta sebutan juga bagi dewa kamaja yang penuh rasa cinta dan kasih sayang
4. Sunda berasal dari kata Sundari yang artinya wanita cantik
5. Sunda juga memiliki makna arti indah

SKUP (Kebudayaan Indonesia)

Hi Everyone,

Perkenalkan nama saya Nur Azzizah

Saya suka di panggil Anna saya adalah mahasiswa baru di salah satu Perguruan Tinggi Swasta terkemuka di Kota Tangerang yaitu Perguruan Tinggi Raharja. Karena tertarik dengan dunia Multimedia dan Broadcasting, akhirnya memilih jurusan Teknik Informatika ( Konsentrasi : Multimedia Audio Visual And Broadcasting, biasa disebut MAVIB )

Berikut daftar assignments yang telah dikerjakan :

No Assignments Status Grade
1  membuat skup Done
2 request author Done
3 Done
4 Done
5 Done
6  Done
7  Done  
8 Done
9 Done
9 Done
9
9

BAB II

LANDASAN TEORI
Teori Umum

Konsep Dasar Sistem
1. Definisi Sistem
Suatu sistem dapat terdiri dari beberapa subsistem atau bagian dari sistem-sistem. Komponen atau subsistem dalam suatu sistem tidak dapat berdiri sendiri, melainkan saling berinteraksi dan saling berhubungan membentuk satu kesatuan sehingga tujuan atau sasaran sistem tersebut dapat tercapai
Ada banyak sekali definisi mengenai sistem diantaranya adalah:
Menurut Kadir (2011:2), “Sistem adalah sekumpulan elemen yang saling terkait atau terpadu yang dimaksudkan untuk mencapai suatu tujuan”.

Menurut Sutarman (2012:12), “Sistem adalah kumpulan elemen yang saling berhubungan dan berinteraksi dalam satu kesatuan untuk menjalankan suatu proses pencapaian suatu tujuan utama”

Berdasarkan beberapa pendapat para ahli di atas dapat disimpulkan bahwa Sistem adalah suatu jaringan kerja dari prosedur-prosedur yang saling berhubungan, berkumpul bersama-sama untuk melakukan suatu kegiatan atau untuk menyelesaikan suatu sasaran tertentu.

2. Klasifikasi Sistem
Suatusistem (Harus dipisah : suatu sistem) mempunyai karakteristik atau sifat-sifat tertentu, yaitu komponen-komponen sistem, batasan-batasan sistem, penghubung sistem, lingkunganluar sistem (Harus dipisah : lingkungan luar), masukan sistem, pengolah sistem, keluaran sistem, dan sasaran sistem.

Komponen Sistem (Components System)
Komponen sistem yaitu dari sejumlah komponen yang salingberinteraksi (Harus dipisah : saling berinteraksi) yang artinya saling bekerja sama membentuk satu kesatuan.Elemen-elemen sistem dapat berupa suatu subsistem atau bagian-bagian darisistem. Setiap subsistem mempunyai sifat-sifat dari sistem untuk menjalankan suatu fungsi tertentu dan mempengaruhi prosessistem (Harus dipisah : proses sistem) secara keseluruhan.

Batas Sistem (Boundary System)
Batas sistem yaitu daerah yang membatasi antara suatusistem (Harus dipisah : suatu sistem) dengan sistem yang lainnya atau dengan lingkungan luarnya. Batas sistemini (Harus dipisah : sistem ini) memungkinkan suatu sistem dipandang.

Lingkungan Luar Sistem (Environment System)
Lingkungan luar sistem yaitu apapun diluarbatas (Harus dipisah : diluar batas) dari sistem yang mempengaruhi operasi sistem. Lingkungan luar sistemdapat (Harus dipisah : sistem dapat) bersifat menguntungkan merupakan energi dari sistem yang harus tetap dijaga dan dipelihara.

Penghubung Sistem (Interface System)
Penghubung sistem merupakan media penghubung antara satusubsistem (Harus dipisah : satu subsistem) dengan subsistem lainnya. Melalui penghubung ini memungkinkansumber-sumber (Harus dipisah : memungkinkan sumber-sumber) daya mengalir dari satu subsistem ke subsistem lainnya. Keluaran (Output) dari subsistem akan menjadi masukan (Input) bentuk subsistem lainnya dengan melalui penghubungsatu (Harus dipisah : penghubung satu) subsistem dapat berintegrasi dengan subsistem lainnya membentuk satukesatuan. (Harus dipisah : satu kesatuan)

Masukan Sistem (Input System)
Masukan sistem merupakan energi yang dimasukkanke (Harus dipisah : dimasukan ke) dalam sistem. Masukan sistem dapat berupa masukan perawatan (Maintenance Input) dan masukan sinyal(Signal Input). Maintenance input adalah energi yangdimasukkan (Harus dipisah : yang dimasukkan) agar sistem tersebut beroperasi. Signal input adalah energi yang diproses untuk mendapatkan keluaran.

Pengolahan Sistem (Processing System)
Pengolahan sistem yaitu suatu sistem dapatmempunyai (Harus dipisah : dapat mempunyai) bagian pengolahan yang akan merubah masukan menjadi keluaran. Suatusistem (Harus dipisah : suatu sistem) produksi akan mengolah masukan bahan baku atau bahan-bahan yang lainnyamenjadi (Harus dipisah : lainnya menjadi) bahan jadi.

Keluaran Sistem (Output System)
Keluaran sistem yaitu hasil energi yang diolah dan diklasifikasikan menjadi keluaran yang berguna. Keluaran dari sistem dapat merupakan masukan untuk subsistem lain. Keluaran dapat berupa tampilan layar dimonitor yaitu dalam bentuk laporan, grafik, tabel, dan keluaran yang lainnya adalah hasil cetakan laporan ke media kertas.

Sasaran Sistem (Objective) dan tujuan (Goals)
Suatu sistem pasti mempunyai tujuan atau sasaran. Jika suatu sistem tidak mempunyai tujuan, maka operasi sistem tidakakan berguna. Sasaran dari suatu sistem sangat menentukan sekali masukan yang dibutuhkan sistem dan keluaran yang dihasilkan sistem. Sebuah sistem dikatakan berhasil mengenai sasaran atau tujuannya.

Berdasarkan pendapat para ahli di atas dapat disimpulkan bahwa Karakteristik Sistem adalah sistem yang mempunyai komponen-komponen, batas sistem, lingkungan sistem, penghubung, masukan,keluaran, pengolah dan sasaran.

Konsep Dasar Data
1. Definisi Data
Menurut Sutabri (2012:2) , data adalah “bahan mentah yang diproses untuk menyajikan informasi”.

Menurut John J. Longkutoy dalam Sutabri (2012:2), mendifinisikan “istilah data adalah suatu istilah majemuk yang berarti fakta atau bagian dari fakta yang mengandung arti yang dihubungkan dengan kenyataan, symbol-simbol,gambar-gambar, angka-angka, huruf-huruf, atau symbol-simbol (Salah kata : simbol-simbol) yang menunjukan suatu ide, objek, kondisi, atau situasi dan lain-lain”.

Berdasarkan beberapa pendapat diatas dapat ditarik kesimpulan bahwa data merupakan suatu bahan mentah yang bersifat fakta yang akan diproses untuk menghasilkan informasi yang bermanfaat.

Konsep Dasar Informasi
1. Definisi Informasi
Sistem informasi manajemen berhubungan dengan informasi. Informasi dapat berupa data mentah, data tersusun, kapasitas sebuah saluran komunikasi, danlain sebagainya. Informasi merupakan suatu hal yang sangat penting didalam suatu organisasi

Menurut Sutabri (2012:29)”informasi adalah data yang telah diklasifikasi atau diinterpretasi untuk digunakan dalam proses pengambil keputusan”.

a. Mudah diperoleh
Sifat ini menunjukan informasi dapat diperoleh dengan mudah dan cepat, kecepatan memperoleh dapat diukur misalnya 1 menit versus 24 jam. Akan tetapi, beberapa nilainya bagi pemakai informasi sulit mengukurnya.

b. Luas dan lengkap
Sifat ini menunjukan lengkapnya isi informasi,hal ini tidak berarti hanya mengenai volumenya, tetapi juga mengenai keluaran informasinya. Sifat ini sangat kabur, karena itu sulit mengukurnya.

c. Ketelitian
Sifat ini menunjukan minimnya kesalahan dalam informasi, dalam hubungannya dengan volume data yang besar terjadi dua jenis kesalahan, yakni kesalahan pencatatan dan kesalahan perhitungan.

d. Kecocokan
Sifat ini menunjukan seberapa baikkeluaran (Harus dipisah : baik keluaran) informasi dalam hubungan dengan permintaan para pemakai, isi informasiharus (Harus dipisah : informasi harus) ada hubungannya dengan masalah yang sedang dihadapi semua keluaranlainnya (Harus dipisah : keluaran lainnya) tidak berguna tetapi mahal mempersiapkannya, sifat ini sulitmengukurnya. (Harus dipisah : sulit mengukurnya)

e. Ketepatan Waktu
Menunjukan tak ada keterlambatan jika ada yang sedang ingin mendapatkan informasi masukan, pengolahan, dan pelaporan keluaran kepada pemakai biasanya tepat waktu.

f. Kejelasan
Sifat ini menunjukan keluaraninformasi (Harus dipisah : keluaran informasi) yang bebas dari istilah-istilah yang tidak jelas, membetulkan laporandapat (Harus dipisah : laporan dapat) memakan biaya yang besar.

g. Keluwesan
Sifat ini berhubungan dengan dapat disesuaikannya keluaran informasi tidak hanya dengan beberapa keputusan, tetapi juga dengan beberapa pengambilan keputusan. Sifatini sulit diukur, tetapi dalam banyak hal dapat diberikan nilai yang dapatdiukur (Harus dipisah : dapat diukur)

h. Dapat dibuktikan
Sifat ini menunjukan kemampuan beberapa pemakai informasi untuk menguji keluaran informasi dan sampai pada kesimpulan yang sama.

i. Tidak ada prasangka
Sifat ini berhubungan dengan tidak adanya keinginan untuk mengubah informasi guna mendapatkan kesimpulan yang telah dipertimbangkan sebelumnya.

j. Dapat diukur
Sifat ini menunjukan hakikat informasi yang dihasilkan dari sistem informasi formal.

2. Kualitas Informasi
Menurut Gordon B.Davis dan Sutarman(2012:14), Kesalahan informasi adalahantara (Harus dipisah : adalah antara) lain disebabkan oleh hal-hal sebagai berikut :

1. Metode pengumpulan dan pengukuran data yang tidak tepat.
2. Tidak dapat mengikuti prosedur pengolahan yang benar.
3. Hilang / tidak terolahnya sebagian data.
4. Pemeriksaan / pencatatan data yangsalah.
5. Dokumen induk yang salah.
6. Kesalahan dalam prosedur pengolahan (misal : kesalahan program aplikasi komputer yang digunakan).
7. Kesalahan yang dilakukan secara sengaja
Penyebab kesalahan tersebut dapat diatasi dengan cara-cara sebagai berikut:

a. Kontrol sistem untuk menemukan kesalahan.
b. Pemeriksaan internaldan eksternal.
c. Penambahan batas ketelitian data.
d. Instruksi dari pemakai yang terprogram secara baik dan dapat menilai adanya kesalahan-kesalahan yang mungkin terjadi.
3. Fungsi Informasi
Menurut Sutabri (2012:31),”Fungsi utama informasi adalah menambah pengetahuan. Informasi yang disampaikan kepada pemakai mengkin merupakan hasil data yang sudah diolah menjadi sebuah keputusan. Akan tetapi, dalam kebanyakan pengambilan keputusan yang kompleks, informasi hanya dapat menambah kemungkinan kepastian atau mengurangi bermacam-macam pilihan. Informasi yang disediakan bagi pengambil keputusan memberi suatu kemungkinan faktor resiko pada tingkat-tingkat pendapatan yang berbeda”.
Konsep Dasar Sistem Informasi
1. Definisi Informasi
Menurut Sutabri(2012:46), sistem informasi adalah “suatu sistem didalam suatu organisasi yangmempertemukan (Harus dipisah : yang mempertemukan) kebutuhan pengolahan transaksi harian yang mendukung fungsioperasi (Harus dipisah : fungsi operasi) organisasi yang bersifat manajerial dengan kegiatan strategi dari suatuorganisasi (Harus dipisah : suatu organisasi) untuk dapat menyediakan laporan – laporan yang diperlukan”.

2. Komponen Sistem Informasi
Menurut Sutabri (2012:47), sistem informasi terdiri dari beberapa komponen-komponen , diantaranya :

Blok Masukan (input block)
Input mewakili data yang masuk kedalam sistem informasi, input yang dimaksud adalah metode dan media untuk menangkap data yang akan dimasukan yang dapat berupa dokumen-dokumen dasar.

Blok Model (modelblock)
Blok ini terdiri dari kombinasi prosedur, logika, dan model matematik yang akan memanipulasi dati input dan data yang tersimpan di basis data dengan cara yang sudah tertentu untuk menghasilkan keluaran yang diinginkan.

Blok Keluaran (techology block)
Teknologi merupakan “tool box” dalam sistem informasi, teknologi digunakan untuk menerima input, menjalankan model,menyimpan dan mengakses data, menghasilkan dan mengirimkan keluaran, dan membantu pengendalian dari sistem secara keseluruhan. Teknologi terdiri dari 3(tiga) bagian utama, yaitu teknisi (brainware),perangkat lunak (software), danperangkat (Harus dipisah : dan perangkat) keras (hardware).

Blok Basis Data (database block)
Basis data (database) merupakan kumpulan data yang saling berkaitan dan berhubungan satu sama lain,tersimpan di perangkat keras komputer dan menggunakan perangkat lunak untuk memanipulasinya. Data didalam basis data perlu diorganisasikan sedemikian rupa agar informasi yang dihasilkan berkualitas.

Blok Kendali (control blok)
Banyak hal yang dapat merusak sistem informasi, seperti bencana alam, api, temperatur, air, debu, kecurangan-kecurangan, kegagalan-kegagalan sistem itu sendiri, ketidak efisienan, sabotase, dan lain sebagainya. Beberapa pengendalian perlu dirancang dan diterapkan untuk meyakinkan bahwa hal-hal yang dapat merusak sistem dapat dicegah ataupun bila terlanjur terjadi kesalahan-kesalahan dapat langsung diatasi.

Konsep Dasar Analisa Sistem
1. Definisi Analisa Sistem
Menurut Sutabri (2012:220), “tahap analisi ssistem (Seharunya sistem huruf s tidak double) dilakukan setelah tahap investigasi sistem dan sebelum tahap rancangan sistem, tahap analisis sistem merupakan tahap yang kritis dan sangat penting karena kesalahan ditahap ini akan menyebabkan kesalahan pada tahap selanjutnya”.

Menurut Henderi, dkk dalam jurnal CCIT Vol 4 (2011 : 322),”Analisa sistem adalah penguraian dari suatu sistem yang utuh ke dalam bagian-bagian komponennya dengan maksud untuk mengidentifikasikan dan mengevaluasi permasalahan-permasalahan, kesempatan-kesempatan, hambatan-hambatan yang terjadi dan kebutuhan-kebutuhan yang diharapkan sehingga dapat dibuat rancangan sistem yang baru yang sesuai dengan kebutuhan”.
Dari pendapat diatas dapat disimpulkan bahwa tahapan analisa sistem dapat dilakukan sebelum dibuat tahapan rangcangan sistem, dan analisa sistem sangat penting dilakukan agar menghindari kesalahan yang akan timbul di tahapan selanjutnya.
2. Tahap Analisa Sistem
Menurut Henderi, dkk dalam jurnal CCIT Vol 4 (2011 : 322), “Tahapan analisa sistem adalah tahap penguraian dari suatu sistem yang utuh kedalam bagian-bagian komponennya dengan maksud untuk mengidentifikasikan dan mengevaluasi permasalah-permasalahan, kesempatan-kesempatan, hambatan-hambatan yang terjadi dan kebutuhan-kebutuhan yang diharapkan sehingga dapat dibuat rancangan sistem yang baru sesuai dengan kebutuhan”.

Teori Khusus

Konsep Dasar Aplikasi
Menurut Pramana, aplikasi adalah satu unit perangkat lunak yang dibuat untuk melayani kebutuhan akan beberapa aktifitas seperti system berniaga, game, pelayanan masyarakat, periklanan atau semua proses yang hamper dilakukan manusia.

Menurut R Eko I dan Djokopran, aplikasi merupakan proses atau prosedur aliran data dalam infrastruktur teknologi informasi yang dapat dimanfaatkan oleh para pengambil keputusan yang sesuai dengan jenjang dan kebutuhan (relevan).

Berdasarkan beberapa pendapat para ahli di atas dapat disimpulkan bahwa Aplikasi adalah suatu perangkat lunak yang dibuat oleh pemikiran manusia dengan bahasa pemograman tertentu yang bertujuan untuk membantu dan melayani kebutuhan manusia setiap hari.

Konsep Dasar Sistem Pakar
Menurut Yanuar dkk, jurnal Vol 1 NO.4 (2011), “Sistem pakar adalah salah satu cabang dari AI (Artificial Intelegence) yang membuat penggunaan secara luas knowledge yang khusus untuk penyelesaian masalah tingkat manusia yang pakar”. Dijelaskan pula bahwa sistem pakar adalah salah satu cabang dari AI yang membuat pengguna secara luas knowledge yang khusus untuk penyelesaian masalah tingkat manusia pakar. Adapun seorang pakar merupakan orang yang memiliki basis knowledge atau kemampuan khusus yang orang lain tidak mengetahui atau mampu dalam bidang yang dimiliki. Selain itu sistem pakar juga dapat memberikan penjelasan terhadap langkah yang diambil dan memberikan alasan atas saran atau kesimpulan yang ditemukan. Konsep dasar dari sistem pakar terdiri dari dua komponen utama,yaitu knowledge-base yang berisi knowledge dan mesin inferensi yang menggambarkan kesimpulan.
Seorang pengguna atau user menyampaikan fakta atau informasi untuk sistem pakar. Kemudian menerima saran atau jawaban dari ahlinya.

Menurut Harris (2011), “ kecerdasan buatan adalah ilmu membuat mesin cerdas yang melakukan tugas-tugas serta lebih baik dan lebih cepat dari manusia biasa. Kecerdasan buatan tidak benar-benar tentangkecerdasan (Harus dipisah : tentang kecerdasan) meskipun. Ini tentang pemecahan masalah. Tapi solusi dalam keerdasan buatan selalu matematika dan berbasis komputer.

Monitoring
Menurut Gudda (2011), “Monitoring(Pemantauan) adalah seni mengumpulkan imformasi yang diperlukan dengan usaha minimal untuk membuat keputusan kemudi pada saat yang tepat”. Informasi inijuga merupakan basis data yang penting dan diperlukan untuk analisii, diskusi,evaluasi, dan pelaporan. Sebagai suaatu proses yang teratur dan sistematis yang terintegrasai dalam siklus proyek atau program, Monitoring berbeda dari evaluasi.

Tujuannya adalah untuk melihat apakah program yang melakukan hal yang benar dan melakukan dengan benar dalam rangka untuk meningkatkan kualitas mereka. Monitoring adalah fungsi berkelanjutan yang bertujuan terutama untuk menyediakan manajemen project dan pemangku kepentingan utama dari program berkelanjutan atau project dengan indikasi awal dari kemajuan atau kekurangan itu dalam pencapaian program atau project tujuan (UNDP 2001). Monitoring dilakukan ketika project dilaksanakan dengan tujuan untuk meningkatkan desain project dan berfungsi saat beraksi.

Menurut Gudda dalam Bumbegerdan Hemmit (1986),”Mendefinisikan monitoring sebagai aktifitas project internal yang dirancang untuk memberikan umpan balik konsta pada kemajuan project, masalah-masalah yang dihadap dan efisiensi dengan yang sedang dilaksanakan”.Syarat mendasar untuk monitoring adalah rencana kerja tahunan dan anggaran project. Monitoring memungkinkan manajer untuk mengindentifikasi dan menilaipotensi (Harus dipisah : menilai potensi) masalah dan keberhasilan suatu program atau project. Ini memberikan dasar untuk tindakan korektif baik substantif dan operasional untuk meningkatkan program atau desain project. Cara pelaksanaan dan kualitas hasil,selain itu memungkinkan penguatan hasil positif awal.

Distribusi
Menurut Saraswati(2010:129), “Distribusi adalah serangkaian kegiatan menyalurkan barang atau jasa dari produsen kepada konsumen”. Orang atau badan yang melakukan kegiatanini (Harus dipisah : kegiatan ini) disebut distributor.

Tujuan Distribusi
Secara umum tujuan kegiatan distribusi, yaitu pemerataan alat pemenuhan kebutuhan masyarakat untuk menjaga kelangsungan hidup perusahaan dan menstabilkan harga barang atau jasa.

Sistem Distribusi
a. Distribusi langsung, yaitu sistem distribusi dari produsen langsung kepada konsumen.
b. Distribusi semi-langsung, yaitu sistem distribusi dari produsen ke toko ke konsumen.
c. Distribusi tidak langsung, yaitu sistem distribusi dari produsen ke agen, pengecer kemudian ke konsumen.
Lembaga
Lembaga distribusi yang terlihat dari kegiatan distribusi, antara lain :

a. Agen, yaitu perantara yang melakukan pembelian barang atau jasa dari produksi perusahaan tersebut.
b. Makelar, yaitu perantara perdagangan atas nama orang lain untuk menjual atau membeli barang.
c. Komisioner, yaitu perantara atas namanya sendiri yang membeli dan menjual barang berdasarkan pesanan oranglain.(Harus dipisah : orang lain)
d. Pedagang besar, yaitu perantara perdagangan yang melakukan pembelian barang atau jasa dari produsen dalam skala besar dan menjualnya kembali kepada konsumen atau eceran.
e. Pedagang eceran, yaitu perantara yang menjual langsung barang daganganya kepada konsumen akhir.
f. Eksportif yaitu perantara perdangangan yang menjual langsung ke luar negeri.
g. Importif, yaitu perantara perdangan yang tugasnya mendatangkan barang dari luar negeri.
Pengujian Blackbox Testing