Tugas 9

RINGKASAN PERENCANAAN PENULISAN KARYA ILMIAH

Karya tulis ilmiah merupakan salah satu jenis karya tulis yang berisi berbagai informasi yang merupakan hasil pengamatan dan penelitian, seperti makalah, laporan penelitian, skripsi, tesis, dan disertasi.

Ciri-ciri khusus karya ilmiah sebagai berikut :

  1. Logis, yaitu segala keterangan yang disajikan dapat diterima akal sehat.
  2. Sistematis, yaitu segala yang dikemukakan disusun dalam urutan yang berkesinambungan.
  3. Objektif, yaitu disajikan apa adanya.
  4. Tuntas, yaitu semua masalah dikupas secara terperinci dan lengkap.
  5. Kebenaranya dapat diuji.
  6. Berlaku umum bagi semua populasi.
  7. Memakai bahasa yang baku sesuai kaidah bahasa.

 

Untuk menghasilkan sebuah karya ilmiah yang bagus, seorang penulis harus terlebih dahulu merencanakannya dengan matang, berikut ini beberapa langkah dalam perencanaan penulisan ilmiah :

 

A. Pemilihan Topik
Pemilihan topik merupakan hal terpenting dalam penulisan ilmiah, karena pemilihan topik menentukan batasan-batasan isi atau permasalahan yang akan dibahas selanjutnya. Dalam memilih topik karya ilmiah, terdapat beberapa hal yang perlu dipertimbangkan :

  • Topik sebaiknya dicari yang sesuai dengan bidang karena masalah itu yang paling dikuasai.
  • Cermati bagaimana isi dari tulisan-tulisan itu: gagasan, pengembangan dan pengorganisasian gagasan dan bahasa.
  • Topik sebaiknya dicari yang sesuai dengan bidang karena masalah itu yang paling dikuasai.
  • Topik yang dipilih hendaknya menarik untuk dikaji.
  • Topik jangan terlalu luas dan terlalu sempit.
  • Topik yang dikaji hendaknya ada manfaatnya untuk menambah ilmu pengetahuan atau berkaitan.

 

B. Pembatasan Topik
Bagi penulis harus bisa membatasi topik yang akan dibuatnya. karena harus betul-betul yakin bahwa jenis topik yang dipilihnya cukup dan terbatas sebab ketika membuat jenis topik yang akan dibuatnya apakah sudah ada atau belum sehingga topik yang dibuatnya dapat terfokus.

 

C. Pemilihan Judul
Dimana akan menggambarkan tingkat kedalaman dan cakupan dari sebuag penelitian yang akan dibahas. Bagi pembaca, judul akan dianggap memiliki bobot dari sebuah hasil penelitian yang ditulis, tidak sembarang menggunakan nama judul penelitian bahkan merupakan gambaran jenis mutu tulisan yang akan dikerjakannya.

 

D. Menentukan Tujuan Penulisan
Istilah menetapkan tujuan penulisan yaitu menyampaikan maksud dari gagasan penulisan atau penelitian yang akan di buat, sehingga pembaca dapat mengetahui manfaat yang diperoleh dari isi tersebut. sering kali penulis memberikan tujuan yang sangat luas sedangkan dalam pembuatan ada batasan jadi topik yang dibahas akan keluar dari apa yang sudah dibataskan.

 

E. Menentukan Kerangka Karangan
Penulisan akan lebih terarah dan sesuai dengan tujuan dibuatnya karangan ilmiah tersebut, Kerangka akan membuat supaya tidak melenceng terlalu jauh lagi sehingga kerangka merupakan suatu rencana kerja yang memuat garis-garis besar dari suatu tulisan. Disusun dengan cara sistematis, logis, jelas, terstruktur dan teratur.
fungsi dari kerangka karangan itu:

  1. Untuk menjamin penulisan bersifat konseptual, menyeluruh, dan terarah.
  2. Kerangka karangan membantu penulis untuk melihat gagasan-gagasan tulisan dalam sekilas pandang.
  3. Memudahkan penulis menciptakan puncak klimaks yang berbeda-beda.
  4. Menghindari penggarapan topik dua kali atau lebih.
  5. Dengan mempergunakan rincian-rincian dalam kerangka karangkan, penulis lebih mudah untuk mengembangkan apa yang ingin dijabarkan.

 

F. Langkah-Langkah Penulisan Ilmiah
Metode penelitian dan pengembangan menulis karya ilmiah merupakan suatu cara dengan pelaksanaan secara sistematis dan objektif yang mengikuti aturan dengan langkah-langkah sebagai berikut :

1. Melakukan observasi dan menetapkan masalah dan tujuan.
“Langkah awal dalam penulisan ilmiah yaitu melakukan pengamatan atas objek yang diteliti dan menetapkan masalah dan tujuan yang akan diteliti.”

2. Menyusun hipotesis.
“Dugaan-dugaan yang menjadi penyebab dari objek penelitian.”

3. Menyusun rancangan penelitian.

4. Melaksanakan percobaab berdasarkan metode yang direncanakan.
Kegiatan nyata dari proses penelitian dalam bentuk uji percobaan terkait penelitian yang dilakukan.”

5. Melaksanakan pengamatan dan pengumpulan data.

6. Menganalisis dan menginterprestasikan data.
“Menjelaskan segala kondisi yang terjadi pada saat pengamatan atau penelitian.”

7. Merumuskan kesimpulan.
“Menarik kesimpulan dari semua proses percobaan, pengamatan, penganalisaan dan penginterprestasian terhadap objek penelitian.”

8. Melaporkan hasil penelitian.
“Merupakan proses yang telah menyusun sebuah karya tulis ilmiah yang akan memberikan manfaat bagi pembaca.”

 

Sumber : http://holongmarinacom.blogspot.com/2016/12/perencanaan-penulisan-karya-ilmiah.html

Leave a Reply