Daily Archives: March 1, 2020

Tugas 4

Pertanyaan :

Kita telah mempelajari dan mengenal paragraf adalah satuan bentuk bahasa yang biasanya merupakan hasil penggabungan kalimat. Penggabungan kalimat tersebut membicarakan suatu gagasan atau topik. Seluruh kalimat memperbincangkan satu masalah atau sekurang-kurangnya bertalian erat dengan masalah tersebut. Sebuah paragraf ditandai dengan memulai kalimat pertama agak menjorok ke dalam, kira-kira dua sentimeter. Selain itu, dapat menambahkan tanda sebuah paragraf dengan memberikan jarak agak renggang dari paragraf sebelumnya. Dengan demikian, memudahkan para pembaca dalam melihat permulaan  tiap paragraf.

 

Untuk lebih memperdalam pemahaman Anda mengenai paragraf silakan kerjakan tugas ke 4 ini dengan sebaik-baiknya.

Jawaban dapat dicari dari berbagai sumber lain (literatur, buku, internet dsb)

  1. Berikan penjelasan apa yang dimaksud dengan paragraf deduktif dan berikan contohnya!
  2. Berikan penjelasan apa yang dimaksud dengan paragraf induktif dan berikan contohnya!
  3. Buatkan satu contoh paragraf fungsinya sebagai paragraf pengembang
  4. Buatkan satu contoh paragraf fungsinya sebagai paragraf pembuka
  5. Buatkan satu contoh paragraf fungsnya sebagai paragraf penutup

 

Postingkan jawaban dalam iMe Class

Buatkan jawabannya dengan standar iDu

Status : 100%

Keterangan : Di kerjakan sesuai instruksi

Jawab :

1. Paragraf deduktif adalah paragraf yang menempatkan gagasannya pada awal paragraf. Biasanya paragraf deduktif terdiri dari sebuah pernyataan umum yang disambung dengan penjelasan-penjelasan. Dalam artian membahas sesuatu yang umum baru kemudian menjadi khusus.

Contohnya adalah paragraf di atas, itu adalah sebuah paragraf deduktif, yang menjelaskan secara umum pada awal kalimatnya apakah paragraf deduktif itu, kemudian diikuti oleh penjelasan-penjelasan bagaimana bentuk paragraf deduktif tersebut.

Kalimat pada gambar di atas (yang di dalam kotak ungu) adalah gagasan dari paragraf tersebut, sementara kalimat-kalimat yang ada di luar kotak ungu tersebut adalah yang disebut dengan penjelasan.

 

2. Jika paragraf deduktif adalah sebuah paragraf yang memunculkan gagasannya di awal, hal ini tidak terjadi pada paragraf induktif. Penjelasan adalah hal yang dimunculkan terlebih dahulu, jika kita lihat polanya maka apa yang dilakukan paragraf induktif adalah melakukan penjelasan secara khusus sebelum menarik kesimpulan umum. Nah jadi bisa disimpulkan bahwa, paragraf induktif adalah paragraf yang meletakkan gagasannya di akhir kalimat, dan memiliki bentuk penjelasan dari khusus ke umum, kebalikan dari paragraf deduktif.

paragraf penjelasan di atas juga dibuat secara induktif, tetapi terkadang membuat paragraf induktif itu susah-susah gampang, karena kita harus membuat alur penjelasan yang dapat menggiring orang ke kesimpulan akhir yang kita tuju.

Sama seperti sebelumnya, kalimat-kalimat yang terdapat pada kotak hijau adalah gagasan yang dimaksudkan dalam paragraf induktif ini. Jika diperhatikan, maka kalimat-kalimat awal hanya akan menjadi penjelasan yang membimbing menuju kesimpulan.

 

3. Belajar dengan menggunakan buku dan kertas seperti pedang yang berkepala dua . Jika menggunakan kertas terlalu banyak dapat menyebabkan hutan gundul dan pemansan global terjadi. Tapi apabila tidak menggunakan kertas dapat menyebabkan orang tidak dapat belajar dengan baik apalagi yang memiliki tingkat ekonomi terbatas serba salah untuk mengambil keputusan seperti saat menggukan pedang berkepala dua yang bisa menyerang 2 arah yang berlawanan.

 

4. Siapa yang tidak mengenal kota Yogyakarta. Kota gudeg ini memiliki sejumlah tempat wisata yang sudah dianggap iconic oleh wisatawan. Tempat tempat tersebut antara lain Candi Prambanan, Pantai Parangtritis, dan Mallioboro. Kota yang dipimpin oleh Sultan Hamengku X ini kini mempunyai sejumlah tempat wisata baru yang patut dikunjungi. Tempat-tempat wisata tersebut beberapa diantaranya dapat dijumpai di pusat kota Yogyakarta.

 

5. Berdasarkan daftar-daftar di atas, kita bisa mengetahui bahwa Yogyakarta kini mempunyai sejumlah tempat wisata yang baru. Tempat-tempat itu sendiri terdiri atas Puncak Kosakora, De Mata Trick Eye Museum, dan Upside Down Wold Yogyakarta.