Monthly Archives: May 2017

Essay: Tugas 10

  1. Berikan penjelasan/uraian tentang apa makna penalaran berdasarkan pemahaman Anda?

Penalaran adalah proses berpikir yang bertolak dari pengamatan indera (pengamatan empirik) yang menghasilkan sejumlah konsep dan pengertian. Berdasarkan pengamatan yang sejenis juga akan terbentuk proposisi-proposisi yang sejenis, berdasarkan sejumlah proposisi yang diketahui atau dianggap benar, orang menyimpulkan sebuah proposisi baru yang sebelumnya tidak diketahui. Proses inilah yang disebut menalar atau suatu proses berpikir manusia untuk menghubung-hubungkan data atau fakta yang ada sehingga sampai pada suatu simpulan”.

2.   Apa tujuan memahami dan mengetahui pentingnya kita memiliki penalaran (daya nalar)? Berikan penjelasan

Tujuan dari memahami dan mengetahui pentingnya bernalar adalah akan membantu manusia berpikir lurus, efisien, tepat,  dan teratur untuk mendapatkan kebenaran dan menghindari  kekeliruan, dalam segala aktifitas berpikir dan bertindak, manusia mendasarkan diri atas prinsip penalaran selain itu bernalar mengarah pada berpikir benar, lepas dari berbagai    prasangka emosi dan keyakinan seseorang, karena penalaran mendidik manusi bersikap objektif, tegas, dan berani, suatu sikap yang dibutuhkan dalam segala kondisi.

3.   Dengan memiliki daya nalar yang baik diharapkan kita dapat menarik/membuat kesimpulan yang baik (silogisme), sebutkan beberapa jenis silogisme yang ada beserta contohnya!

a.Silogisme Kategorial. Contohnya :

Semua atlet harus giat berlatih.  (premis mayor)

S                 P

Jono adalah seorang atlet. (premis minor)

S                       P  (term penengah)

Jadi, Jono harus giat berlatih. (simpulan)

S (term minor)   P (term minor)

b.Silogisme Hipotesis. Contohnya :

Premis mayor   :  Jika besi dipanaskan, besi akan memuai.

Premis minor   :  Besi dipanaskan

Simpulan   :  Jadi, besi memuai

Premis mayor   :  Jika besi dipanaskan, besi akan memuai.

Premis minor   :  Besi tidak dipanaskan

Simpulan   :  Jadi, besi tidak akan memuai

c. Silogisme Alternatif. Contohnya :

Premis mayor   :  Dia adalah seorang kiai atau profesor.

Premis minor   :  Dia seorang kiai

Simpulan   :  Jadi, dia bukan seorang profesor.

Premis mayor   :  Dia adalah seorang kiai atau profesor.

Premis minor   :  Dia bukan seorang kiai

Simpulan   :  Jadi, dia seorang profesor.

d. Entinem. Contohnya :

Premis mayor   : semua sarjana adalah orang cerdas.

Premis minor   : Ali adalah seorang sarjana.

Simpulan   : Jadi, Ali adalah orang cerdas.

4.     Ada dua bentuk penalaran umum yang dikenal sebagai penalaran Deduktif dan Induktif. Berikan penjelasan penjekasan yang Anda pahami tentang penalaran Deduktif dan Induktif.

-Penalaran induktif adalah penalaran yang bertolak dari pernyatan-pernyataan yang khusus dan menghasilkan simpulan yang umum. Proses berpikir logis yang diawali dengan  observasi data, pembahasan, dukungan  pembuktian, dan diakhiri dengan kesimpulan  umum.

-Penalaran deduktif bertolak dari sebuah konklusi atau simpulan yang didapat dari satu atau lebih pernyataan yang lebih umum. Proposisi tempat menarik simpulan disebut premis.  Penarikan simpulan (konklusi) secara deduktif dapat dilakukan secara langsung dan tak langsung

5.   Buat masing-masing contoh dua paragraf yang termasuk paragraf deduktif dan paragraf induktif!

Paragraf Deduktif. Ali merupakan seorang artis yang multi talenta. Selain menjadi aktor dalam film, Ali juga sering mondar-mandir di sinetron salah satu stasiun swasta. Bakat keartisannya kini mulai merambah dunia tarik suara. Selain menyanyi solo, Ali juga berbakat dalam menyanyi duet dan menjadi vokalis band. Kini Ali mulai mencoba dunia model. Keterangan: Kalimat utama terletak di awal paragraf.

Paragraf Induktif.Bintik kecil dan kemerahan di sekitar mata bisa dicurigai sebagai gejala bintitan. Seseorang yang terkena bintitan akan merasakn pegal di area mata dan juga terasa gatal. Setelah beberapa hari bintik tersebut kemudian membesar dan muncul nanah di dalamnya. Semua gejala bintitan seperti di atas hendaknya segera dikonsultasikan ke dokter, meskipun bintit kita tidak boleh menyepelekan penyakit. Keterangan: Kalimat utama berada di akhir paragraf.

 

 

 

 

 

Essay: Tugas 10

1. Berikan penjelasan/uraian tentang apa makna penalaran berdasarkan pemahaman Anda?

Penalaran adalah proses berpikir dengan menghubung-hubungkan bukti, fakta atau petunjuk dari suatu kegiatan pengamatan untuk menuju suatu kesimpulan yang sistematik dan logis. Bahan pengambilan kesimpulan itu dapat berupa fakta, informasi, pengalaman atau pendapat para ahli (otoritas).

2. Apa tujuan memahami dan mengetahui pentingnya kita memiliki penalaran (daya nalar)? Berikan penjelasan

Tujuan dari penalaran ialah seseorang dapat menemukan sebuah kebenaran atau fakta, penalaran sendiri bertolak dengan ilmu pengetahuan yang telah kita miliki dimana kita memang tau sesuatu yang benar dan yang salah. Bernalar mengarah pada berpikir benar, lepas dari berbagai prasangka emosi dan keyakinan seseorang, karena penalaran mendidik manusi bersikap objektif, tegas, dan berani, suatu sikap yang dibutuhkan dalam segala kondisi.

3. Dengan memiliki daya nalar yang baik diharapkan kita dapat menarik/membuat kesimpulan yang baik (silogisme), sebutkan beberapa jenis silogisme yang ada beserta contohnya!

Premis umum : Berupa pernyataan yang menyatakan sebuah kelompok atau kumpulan tertentu yang memiliki ciri atau sifat tertentu.
Premis khusus : Berupa pernyataan yang menyatakan salah satu anggota dari suatu kelompok tersebut.
Kesimpulan : Kesimpulan yang menyatakan bahwa salah satu anggota kelompok memiliki ciri atau sifat pada kelompok tersebut.

1. Silogisme kategorial

Silogisme kategorial yaitu silogisme yang premis mayornya berupa kategorial dan menjadi predikat. Sedangkan premis minornya menjadi subjek.

Contoh :

  • Semua calon mahasiswa iLearning mengikuti pelatihan iPad.
  • Dila mahasiswa iLearning.
  • Dila mengikuti pelatihan iPad.

2. Silogisme Hipotetik

Silogisme Hipotetik yaitu silogisme yang premis mayornya berupa argument atau pendapat.

Contoh:

  • Saya akan membeli laptop baru jika punya uang.
  • Saya memiliki uang banyak.
  • Saya membeli laptop.

3. Silogisme alternative

Silogisme alternative yaitu silogisme yang premis umumnya merupakan sebuah pilihan.

Contoh:

  • Dila menggunakan mobil atau jalan kaki.
  • Dila menggunakan mobil.
  • Dila tidak berjalan kaki.

4. Ada dua bentuk penalaran umum yang dikenal sebagai penalaran Deduktif dan Induktif. Berikan penjelasan penjelasan yang Anda pahami tentang penalaran Deduktif dan Induktif.

1. Penalaran Metode Deduktif adalah metode cara berfikir yang di mulai dari menarik kesimpulan dari hal yang umum yang mengarah kepada kesimpulan yang khusus dengan cara menghubungkan data-datanya.

Contoh :

  • Semua mahluk hidup adalah ciptaan Tuhan
  • Manusia adalah mahluk hidup
  • Manusia adalah mahluk ciptaan Tuhan.

2. Penalaran induktif adalah peristiwa-peristiwa khusus yang menuju pada suatu kesimpulan umum berdasarkan dengan hal-hal khusus yang ada sebelumnya.

Contoh :

  • Kerbau punya mata.
  • Kucing punya mata.
  • Setiap hewan punya mata.

5. Buat masing-masing contoh dua paragraf yang termasuk paragraf deduktif dan paragraf induktif!

1. Indonesia adalah negara yang majemuk. Terdapat banyak agama dan kepercayaan dan selain itu suku budaya indonesia sangat beragam misalnya suku jawa, madura, batak, ambon dan masih banyak lagi suku – suku yang memiliki ciri khas masing – masing.

2. Suku jawa, suku madura, batak dan ambon adalah salah satu dari sekian banyak suku yang terdapat di Indonesia. Selain suku dan budaya yang beragam, terdapat pula berbagai agama dan kepercayaan maka dari itu Indonesia dikenal dengan negara yang majemuk.

Essay: Tugas 10

Pertanyaan

#

Status – 100% tercapai
Keterangan – sudah mengerjakan assignment 10

Pembuktian
Link IMe – http://bl103.ilearning.me/2017/05/04/essay-tugas-10-bp/
Link SKUP – http://bl103.ilearning.me/2017/02/06/bimoprakoso-1611493748-skup/

Jawaban

1. Berikan penjelasan/uraian tentang apa makna penalaran berdasarkan pemahaman Anda?

Penalaran adalah proses mempertimbangkan tentang baik dan buruknya dari suatu keadaan atau pengambilan keputusan. Umumnya sering dikaitkan dengan berpikiran logis / realis dimana banyak terdapat situasi yang mengharuskan penalaran dilakukan terlebih dahulu. Penalaran yang dimaksud adalah menggabungkan dan menghubungkan fakta-fakta yang terkumpul dari suatu kegiatan pengamatan sampai tercapai suatu kesimpulan, sebagai bahan untuk referensi pengambilan keputusan.

2. Apa tujuan memahami dan mengetahui pentingnya kita memiliki penalaran (daya nalar)? Berikan penjelasan

Penalaran akan sangat membantu manusia dalam membedakan mana baik dan buruk, mendapatkan kebenaran dan menghindari kekeliruan. Dalam prosesnya, penalaran tidak boleh terpengaruh oleh emosi dan perasaan atau keyakinan, tapi harus didasari dengan fakta-fakta yang ada, agar bisa menghadapi semua kondisi.

3. Dengan memiliki daya nalar yang baik diharapkan kita dapat menarik/membuat kesimpulan yang baik (silogisme), sebutkan beberapa jenis silogisme yang ada beserta contohnya!

A. Silogisme Kategorial

Adalah silogisme yang terjadi dari tiga proposisi. Dua proposisi merupakan premis (premis mayor bersifat umum dan premis minor bersifat khusus) dan satu proposisi merupakan simpulan (terdapat subjek dan predikat). Subjek simpulan disebut term minor dan predikat simpulan term mayor.

Contoh:

Semua siswa harus giat belajar. (premis mayor)

Irwan adalah seorang siswa. (premis minor)

Jadi, Irwan harus giat belajar. (simpulan)

B. Silogisme Hipotesis

Adalah silogisme yang terdiri atas premis mayor yang mempunyai proposisi kondisional hipotesis (bersyarat).
Jika premis minornya membenarkan anteseden (sebab), simpulannya membenarkan konsekuen (akibat).
Jika premis minornya menolak anteseden, simpulannya juga menolak konsekuen.

Contoh:
Premis mayor : Jika air dipanaskan, air akan menguap.
Premis minor : Air dipanaskan
Simpulan : Jadi, Air menguap

Premis mayor : Jika air dipanaskan, air akan menguap.
Premis minor : Air dipanaskan
Simpulan : Jadi, Air tidak menguap

C. Silogisme Alternatif

Adalah silogisme yang terdiri atas premis mayor berupa proposisi alternatif . jika premis minornya membenarkan salah satu alternatif, simpulannya akan menolak alternatif yang lain.

Contoh :
Premis mayor : Dia mengendarai motor atau mobil.
Premis minor : Dia mengendarai motor
Simpulan : Jadi, dia bukan mengendarai mobil.

Premis mayor : Dia mengendarai motor atau mobil.
Premis minor : Dia mengendarai mobil
Simpulan : Jadi, dia bukan mengendarai motor.

D. Entinem

Adalah silogisme yang tidak mempunyai premis mayor karena premis mayo tersebut sudah dikenaal secara umum, yang dikemukakan hanya premis minor dan simpulan.

Contoh:
Premis mayor : semua mahasiswa menggunakan iLearning.
Premis minor : Indra adalah seorang mahasiswa.
Simpulan : Jadi, Indra menggunakan ilearning.

Dari silogisme ini dapat ditarik satu entinem yaitu “Indra adalah seorang mahasiswa karena menggunakan iLearning”.

4. Ada dua bentuk penalaran umum yang dikenal sebagai penalaran Deduktif dan Induktif. Berikan penjelasan penjekasan yang Anda pahami tentang penalaran Deduktif dan Induktif.

Penalaran induktif adalah penalaran yang awalnya adalah fakta-fakta umum, lalu diakhiri dengan kalimat simpulan.

penalaran deduktif adalah suatu penalaran yang berpangkal pada suatu peristiwa umum, yang kebenarannya telah diketahui atau diyakini, dan berakhir pada suatu kesimpulan atau pengetahuan baru yang bersifat lebih khusus.

5. Buat masing-masing contoh dua paragraf yang termasuk paragraf deduktif dan paragraf induktif!

Paragraf deduktif

Masyarakat Indonesia cenderung konsumtif dikarenakan adanya perubahan arti sebuah kesuksesan dan kegiatan imitasi dari media-media hiburan yang menampilkan gaya hidup konsumtif sebagai prestasi sosial dan penanda status sosial.

Kebersihan sangat menjadi masalah di sekolah. Ini terjadi karena banyak murid-murid yang tidak sadar akan kebersihan. Padahal “kebersihan adalah sebagian dari iman”.

Paragraf Induktif

Pada saat ini remaja lebih menyukai kebudayaan dari jepang seperti cosplay, harajuku style, maid cafe dan lain sebagainya. Begitu pula dengan jenis musik umumnya mereka menyukai j-rock, j-metal, maupun refferensi tarian dan kesenian tradisional mulai ditinggalkan dan beralih mengikuti tren jepang. Penerimaan terhadap budaya luar yang masuk tidak disertai dengan pelestarian budaya sendiri. Kesenian dan budaya luar perlahan-lahan menggeser kesenian dan budaya tradisional.

Banyak sekali orang yang terkena penyakit sebagai akibat dari kurangya kesadaran menjaga kebersihan baik itu dari makanan, pakaian yang kita gunakan maupun lingkungan tempat kita tinggal padahal hampir semua dari kita sudah tau bahwa kebersihan itu sangat penting untuk kesehatan.

Tugas 10

Tugas Pertemuan 10

Pertanyaan

  1. Berikan penjelasan/uraian tentang apa makna penalaran berdasarkan pemahaman Anda?
  2. Apa tujuan memahami dan mengetahui pentingnya kita memiliki penalaran (daya nalar)? Berikan penjelasan
  3. Dengan memiliki daya nalar yang baik diharapkan kita dapat menarik/membuat kesimpulan yang baik (silogisme), sebutkan beberapa jenis silogisme yang ada beserta contohnya!
  4. Ada dua bentuk penalaran umum yang dikenal sebagai penalaran Deduktif dan Induktif. Berikan penjelasan penjekasan yang Anda pahami tentang penalaran Deduktif dan Induktif.
  5. Buat masing-masing contoh dua paragraf yang termasuk paragraf deduktif dan paragraf induktif!

Status :

Tercapai 100(%)

Keterangan :

Sudah dikerjakan dengan baik

Pembuktian/Jawaban :

1. Pembuktian/Jawaban :Suatu proses berfikir manusia dengan pengetahuan yang dimiliki dan panca indra, melihat, mendengar, mencium, meraba, dan merasa sehingga dapat menyimpulkan tentang sesuatu pengetahuan yang baru.

2. Untuk melatih pola berfikir logis manusia, sistematis, dan terorganisasi saling terhubung antara data-data dan menganalisisnya untuk menghasilkan kesimpulan yang baru.

3. 1. Silogisme Kategorial adalah silogisme yang terjadi dari tiga proposisi. Dua proposisi merupakan premis (premis mayor bersifat umum dan premis minor bersifat khusus) dan satu proposisi merupakan simpulan (terdapat subjek dan predikat). Subjek simpulan disebut term minor dan predikat simpulan term mayor.
contoh :
(premis mayor) Semua mahasiswa harus giat belajar.
(premis minor) Heri Kurniawan merupakan mahasiswa jurusan Teknik Informatika.(simpulan) Untuk mendapatkan nilai yang baik Heri Kurniawan harus giat belajar.

3. 2. Silogisme Hipotesis adalah silogisme yang terdiri atas premis mayor yang berpropsisi kondisional hipotesis (bersyarat). Jika premis minornya membenarkan anteseden (sebab), simpulannya membenarkan konsekuen (akibat). Jika premis minornya menolak anteseden, simpulannya juga menolak konsekuen.
contoh:
(premis mayor) Jika Heri Kurniawan giat belajar, heri kurniawan bisa menjawab soal UTS
(premis minor) Heri Kurniawan giat belajar
(simpulan) Jadi, Heri Kurniawan bisa menjawab soal ujian.
(premis mayor) Jika Heri Kurniawan giat belajar, heri kurniawan bisa menjawab soal UTS
(premis minor) Heri Kurniawan tidak giat belajar
(simpulan) Jadi, Heri Kurniawan tidak bisa menjawab soal ujian.

3. 3. Silogisme Alternatif adalah silogisme yang terdiri atas premis mayor berupa proposisi alternatif . jika premis minornya membenarkan salah satu alternatif, simpulannya akan menolak alternatif yang lain.
Contoh:
(premis mayor) Heri Kurniawan mahasiswa STMIK Raharja jurusan Manajemen Informatika atau Teknik Informatika
(premis minor) Heri Kurniawan mahasiswa STMIK Raharja Jurusan Teknik Informatika
(simpulan) Jadi, Heri Kurniawan bukan mahasiswa STMIK Raharja Jurusan Manajemen Informatika.
(premis mayor) Heri Kurniawan mahasiswa STMIK Raharja jurusan Manajemen Informatika atau Teknik Informatika
(premis minor) Heri Kurniawan mahasiswa bukan STMIK Raharja Jurusan Teknik Informatika
(simpulan) Jadi, Heri Kurniawan mahasiswa STMIK Raharja Jurusan Manajemen Informatika.
3. 4. Entinem adalah silogisme yang tidak mempunyai premis mayor karena premis mayor tersebut sudah dikenal secara umum, yang dikemukakan hanya premis minor dan simpulan.
contoh:
(premis mayor) Lulusan sarjana harus memiliki kecerdasan intelektual.
(premis minor) Budi lulusan sarjana STMIK Raharja.
(simpulan) Budi adalah orang yang intelektual karena dia lulusan STMIK Raharja.

4. 1. Penalaran deduktif bertolak dari sebuah konklusi atau simpulan yang didapat dari satu atau lebih pernyataan yang lebih umum. Proposisi tempat menarik simpulan disebut premis. Penarikan simpulan (konklusi) secara deduktif dapat dilakukan secara langsung simpulan ditarik dari satu premis dan tak langsung simpulan ditarik dari dua premis sebagai data.

4. 2. Penalaran induktif adalah penalaran yang bertolak dari pernyatan-pernyataan yang khusus dan menghasilkan simpulan yang umum dalam beberapa bentuk penalaran generalisasi, analogi, hubungan kausal, dan salah nalar.

5. 1. Contoh paragraf deduktif:
Tikus adalah musuh petani yang sangat merugikan. Berpuluh-puluh hektar lebih sawah di berbagai daerah mengalami gagal panen disebabkan padinya dimakan tikus.Tanaman lain seperti singkong pun tak luput menjadi korbannya, bahkan buah petai cina yang sudah tua juga habis digerogoti binatang ini. Tak hanya itu saja bahkan binatang ternak seperti ayam dan bebek pun juga diserang tikus.

Konklusi atau simpulan dalam paragraf di atas adalah kalimat yang pertama  yaitu, Tikus adalah musuh petani yang sangat merugikan.

5. 2. Contoh paragraf induktif:
Pada era persaingan dunia kerja yang semakin kompetitif seperti saat ini. Seseorang yang menguasai Bahasa Inggri dan Ilmu Komputer akan memiliki peluang yang lebih besar di dunia kerja. Sebaliknya, orang yang tidak memiliki kemampuan Bahasa Inggri dan Ilmu Komputer peluangnya akan semakin kecil untuk memasuki dunia kerja khususnya untuk dapat diterima sebagai karyawan. Itulah kenapa penguasaan Bahasa Inggris dan Ilmu Komputer sangat diperlukan untuk menambah kompetensi dunia kerja.
Paragraf di atas memaparkan hubungan sebab akibat.

Tugas 9

instruction :

I.Berikan penjelasan Anda

  1. Apa yang dimaksud dengan TEMA?
  2. Apa yang dimaksud dengan TOPIK?
  3. Apa yang dimaksud dengan JUDUL?

II. Buatlah contoh Tema, Topik, Judul  untuk karya tulis yang…….

  1. Berkaitan dengan masalah bidang T.I dan Komputer
  2. Berkaitan dengan masalah bidang Pendidikan
  3. Berkaitan dengan masalah bidang Kesehatan
  4. Berkaitan dengan masalah bidang Lingkungan Hidup
  5. Berkaitan dengan masalah bidang Hukum
  6. Berkaitan dengan masalah bidang Sosial
  7. Berkaitan dengan masalah bidang Ekonomi

keterangan :

saya sudah mengerjakan tugas 9

status :

tercapai

bukti ;

I.Berikan penjelasan Anda

1.Apa yang dimaksud dengan TEMA?

Tema merupakan pokok pemikiran, ide atau gagasan tertentu yang akan disampaikan oleh penulis melalui karangannya. Tema juga merupakan dasar cerita (yang dipercakapkan dsb), yang dipakai sebagai dasar mengarang, mengubah sajak,dst

2.Apa yang dimaksud dengan TOPIK?

Topik merupakan pokok pembicaraan dalam diskusi, ceramah, karangan, dsb. Topik juga merupakan ide sentral yang mengikat keseluruhan uraian, deskripsi, penjelasan, dan seluruh pembuktia

3.Apa yang dimaksud dengan JUDUL?

Judul merupakan kepala karangan (cerita, drama, dsb) atau perincian atau penjabaran dari topik dan judul dapat juga merupakan nama yang dipakai untuk buku atau bab dalam buku yang menyiratkan secara pendek isi buku atau bab.

 

II. Buatlah contoh Tema, Topik, Judul  untuk karya tulis yang…….

  1. Berkaitan dengan masalah bidang T.I dan Komputer
    TEMA : Teknologi
    TOPIK: Ilmu Teknologi informasi dan komunikasi
    JUDUL : Dampak perkembangan Teknologi Informasi dan komunikasi dalam dunia pendidikan
  2. Berkaitan dengan masalah bidang Pendidikan
    TEMA : Pendidikan
    TOPIK : Pendidikan usia dini
    JUDUL : Pentingnya pendidikan usia dini tehadap perkembangan otak anak
  3. Berkaitan dengan masalah bidang Kesehatan
    TEMA : Kesehatan
    TOPIK : Khasiat tersembunyi obat herbal
    JUDUL : pemanfaatan obat herbal untuk terapi pengobatan
  4. Berkaitan dengan masalah bidang Lingkungan Hidup

    TEMA : Lingkungan Hidup
    TOPIK : Pemanasan global
    JUDUL : Aksi penanaman sejuta pohon

  5. Berkaitan dengan masalah bidang Hukum
    TEMA : hukum
    TOPIK :hukum perdagangan
    JUDUL : aturan-aturan mengenai hukum jual beli dalam islam
  6. Berkaitan dengan masalah bidang Sosial
    TEMA : status sosial
    TOPIK : sosial masyarakat
    JUDUL : Dampak Status Sosial Terhadap Kesehatan
    Dalam kehidupan Bermasyarakat
  7. Berkaitan dengan masalah bidang Ekonomi
    TEMA :ekonomi
    TOPIK : pengaruh kebijakan pemerintah
    JUDUL : akibat yang ditimbulkan oleh adanya kenaikan tarif dasar listrik