Essay: Tugas 6

1.     Paragraf deduktif adalah sebuah paragraf yang kalimat utamanya berada di awal paragraf.
Contoh :
 Pemuda warga desa Tenteram memutuskan melaksanakan jam belajar masyarakat dengan tertib. Sebelumnya, banyak anak sekolah yang dibiarkan di luar rumah, dan hanya duduk duduk di pinggir jalan pada saat jam jam belajar. Para pemuda mulai mendatangi orang tua dan memberi pengertian pentingnya belajar bagi anak anak mereka. Apabila warga menemukan anak-anak mereka sedang kumpul – kumpul di pinggir jalan pada saat jam belajar, mereka akan diperingatkan dan diajak untuk belajar bersama. Jam belajar masyarakat dimulai pukul18.00 sampai pukul 20.00.Kalimat utama dalam paragraf di atas adalah kalimat yang pertama  yaitu , Pemuda warga desa tenteram memutuskan melaksanakan jam belajar masyarakat dengan tertib. 
2.     Paragraf Induktif adalah paragraf yang diawali dengan kalimat yang berisi penjelasan- penjelasan kemudian diakhiri dengan kalimat utama.
Contoh :
            Oleh sebab itu saya sangat setuju dengan adanya kerja bakti seminggu sekali. Karena, jika lingkungan hidup bersih maka kita juga akan sehat. Maka dari itu, kegiatan kerja bakti sangat penting di ligkungan sekolah.
3.     Paragraf pengembang adalah Paragraf pengembang bertujuan untuk mengembangkan pokok pembicaraan suatu karangan yang sebelumnya telah dirumuskan di paragraf pembuka
Contoh :
            Rina adalah seorang gadis yang sangat dermawan. Di lingkungannya, ia dikenal sebagai sosok yang ramah dan suka menolong orang lain. Ia tidak segan – segan memberi pertolongan kepada mereka yang membutuhkan. Bersama teman komunitasnya, rina sering mengadakan acara social untuk membantu korban bencana atau peggalangan dana untuk pasien kanjer yang mebutuhkan uluran dana
           
4.     Paragraf pembuka bertujuan mengutarakan suatu aspek pokok pembicaraan dalam karanagan. Paragraf pembuka berfungsi untuk 1) menghantar pokok pembicaraan; 2) menarik miat dan perhatian pembaca; 3) menyiapkan atau menata pikiran pembaca untuk mengetahui isi seluruh karangan.
Contoh :
Ditengah hutan terdapat sebuah rumah tua. Di rumah itu ada seorang nenek penghuni rumah tua tersebut, nenek itu kira – kira berumur 75 tahun. Setiap malam ia selalu melihat seorang wanita di rumah tersebut, mungkin itu setan. Tetapi nenek itu sudah terbiasa dengan hal – hal aneh semacam itu.
 
 
5.     Paragraf penutup berisi simpulan bagian karangan (subbab, bab) atau simpulan seluruh karangan. Paragraf ini merupakan ernyataan kembali maksud penulis agar lebih jelas.
Contoh :
            Setelah mereka benar – benar kenyang, mereka segera mencari tempat tinggal, dua hari kemudia mereka menemukan tempat yaitu di sebuah padang rumput yag luas. Mereka tidak akan kekurangan makanan karena di tepi padang rumput itu terdapat banyak phon buah – buahan dan sebuah mata air yang sangat bersih. Didi dan dodo hidup dengan rukun, semakin hari persahabatan mereka semakin erat. Mereka pun hidup dengan aman, tenteram dan bahagia selamanya.

Leave a Reply