Essay: Tugas 5

1.Kesepadanan : yaitu kalimat efektif harus memenuhi unsur gramatikal yaitu subjek, predikat, objek dan keterangan. Di dalam kalimat efektif harus memiliki keseimbangan dalam pemakaian struktur bahasa. Cth:
Musyawarah itu menghasilkan lima keputusan.
Sekolah kami mengadakan lomba baca puisi.
Dalam penyusunan laporan itu saya dibantu oleh para dosen.
swandi berangkat ke sekolah, kemudian ke perpustakaan.

2. Kecermatan dalam Pemilihan dan Penggunaan Kata : yaitu membuat kalimat efektif jangan sampai menjadi kalimat yang ambigu (menimbulkan tafsiran ganda)
Ibu membeli sayur bayam di pasar.
Ayah membaca Koran di ruang tamu.
Dinda tidak bisa hadir hari ini.
Dinda menggigit jarinya hingga berdarah

3. Kehematan : maksudnya adalah hemat dalam mempergunakan kata, frasa atau bentuk lain yang di anggap tidak perlu, tetapi tidak menyalahi kaidah tata bahasa.
Semua mahasiswa boleh ikut ujian kecuali yang belum melunasi pembayaran.
Dinda sudah menunggumu sejak pagi.
Kita harus rajin belajar agar lulus Ujian Nasional.
Para tamu datang dari Jakarta kemari.

4. Kelogisan : ide kalimatnya dapat dengan mudah dipahami dan penulisannya sesuai dengan ejaan yang berlaku.
Untuk menghemat waktu, kami teruskan acara ini.
Saran yang dikemukakannya akan kami pertimbangkan.
Sejak pagi dia bermenung.
Hati-Hati, Sering Terjadi Kecelakaan

5. Kesatuan atau Kepaduan : adalah kepaduan pernyataan dalam kalimat itu, sehingga informasi yang disampaikannya tidak terpecah-pecah.
Kita harus dapat mengembalikan kepada kepribadian kita orang-orang kota yang telah terlanjur meninggalkan rasa kemanusiaan itu dan yang secara tidak sadar bertindak keluar dari kepribadian manusia Indonesia dari sudut kemanusiaan yang adil dan beradab.
Surat itu sudah saya baca.
Makalah ini akan membahas desain interior pada rumah-rumah adat.
Saran yang dikemukakannya akan kami pertimbangkan.

6. Keparalelan atau Kesejajaran : kesamaan bentuk kata atau imbuhan yang digunakan dalam kalimat itu.
Harga minyak dibekukan atau dinaikkan secara luwes.
Tahap terakhir penyelesaian gedung itu adalah kegiatan pengecatan tembok, pemasangan penerangan, pengujian sistem pembagian air, dan pengaturan tata ruang.
Apabila pelaksanaan pembangunan  lima  tahun kita  jadikan  titik tolak,  maka  menonjollah  beberapa  masalah  pokok  yang  minta perhatian  dan  pemecahan. 
Masalah pokok lain  yang  menonjol  ialah  penghentian  pemborosan  dan penyelewengan.

Leave a Reply