Daily Archives: March 23, 2017

Tugas 6 Betari Ayu

  • Berikan penjelasan apa yang dimaksud dengan paragraf deduktif dan berikan contohnya!
Pengertian paragraf deduktif
Paragraf deduktif adalah sebuah paragraf yang kalimat utamanya berada di awal paragraf, kemudian diikuti kalimat kalimat penjelas.
Contoh paragraf deduktif :

      Pemuda warga desa Tenteram memutuskan melaksanakan jam belajar masyarakat dengan tertib. Sebelumnya, banyak anak sekolah yang dibiarkan di luar rumah, dan hanya duduk duduk di pinggir jalan pada saat jam jam belajar. Para pemuda mulai mendatangi orang tua dan memberi pengertian pentingnya belajar bagi anak anak mereka. Apabila warga menemukan anak-anak mereka sedang kumpul – kumpul di pinggir jalan pada saat jam belajar, mereka akan diperingatkan dan diajak untuk belajar bersama. Jam belajar masyarakat dimulai pukul18.00 sampai pukul 20.00.Kalimat utama dalam paragraf di atas adalah kalimat yang pertama  yaitu , Pemuda warga desa tenteram memutuskan melaksanakan jam belajar masyarakat dengan tertib.

  • Berikan penjelasan apa yang dimaksud dengan paragraf induktif dan berikan contohnya!
Pengertian Paragraf Induktif
Paragraf Induktif adalah paragraf yang diawali dengan kalimat yang berisi penjelasan- penjelasan kemudian diakhiri dengan kalimat utama.
Contoh Paragraf Induktif
      Banyak pedagang kaki lima yang entah bagaimana awalnya, seperti mengelompokkan diri hanya dengan menjual jenis barang tertentu di sebuah trotoar tertentu. Selanjutnya, tampillah trotoar tersebut sebagai etalase khusus. Bahkan, banyak barang khas trotoar terkenal di Jakarta yang tidak bisa dijumpai di toko-toko resmi. Dari suasana tersebut ternyata banyak trotoar yang akhirnya menjadi terkenal karena penampilanya yang khas.
  • Buatkan satu contoh paragraf fungsinya sebagai paragraf pengembang

Indonesia memiliki hewan dan tumbuhan endemik yang sangat banyak, terdiri dari burung, hewan berkaki empat ataupun hewan berkaki dua, Tumbuhannya juga sangat menarik dan indah, tak kalah indah dengan bunga sakura . hewan endemik Indonesia seperti, harimau sumatra,  Orang utan, Badak bercula satu, siamang, burung endemik Indonesia seperti, Burung Cencrawasih, Burung kakatua putih, dan sebagainya. flora endemik Indonesia seperti, bunga bangkai, bunga kangtong semar, Matoa, dan sebagainya.

  • Buatkan satu contoh paragraf fungsinya sebagai paragraf pembuka

Contoh Paragraf pembuka dengan Pertanyaan:
Untuk apa latihan menulis? Memangnya bisa kaya? begitulah kata Bapak ketika aku menjawab tanya beliau.

  • Buatkan satu contoh paragraf fungsnya sebagai paragraf penutupi

Oleh sebab itu, pertumbuhan ekonomi mikro sangat mempengaruhi pertumbuhan ekonomi di suatu Negara. Hal ini dikarenakan ekonomi mikro akan mempercepat laju peredaran uang, menghasilkan devisa Negara, dan mengangkat pendapatan perkapita penduduk di dalam suatu Negara. Jadi, jika pertumbuhan ekonomi masyarakatnya baik, maka tidak diragukan lagi pertumbuhan ekonomi suatu Negara juga akan membaik.

Essay: Tugas 6

1.     Paragraf deduktif adalah sebuah paragraf yang kalimat utamanya berada di awal paragraf.
Contoh :
 Pemuda warga desa Tenteram memutuskan melaksanakan jam belajar masyarakat dengan tertib. Sebelumnya, banyak anak sekolah yang dibiarkan di luar rumah, dan hanya duduk duduk di pinggir jalan pada saat jam jam belajar. Para pemuda mulai mendatangi orang tua dan memberi pengertian pentingnya belajar bagi anak anak mereka. Apabila warga menemukan anak-anak mereka sedang kumpul – kumpul di pinggir jalan pada saat jam belajar, mereka akan diperingatkan dan diajak untuk belajar bersama. Jam belajar masyarakat dimulai pukul18.00 sampai pukul 20.00.Kalimat utama dalam paragraf di atas adalah kalimat yang pertama  yaitu , Pemuda warga desa tenteram memutuskan melaksanakan jam belajar masyarakat dengan tertib. 
2.     Paragraf Induktif adalah paragraf yang diawali dengan kalimat yang berisi penjelasan- penjelasan kemudian diakhiri dengan kalimat utama.
Contoh :
            Oleh sebab itu saya sangat setuju dengan adanya kerja bakti seminggu sekali. Karena, jika lingkungan hidup bersih maka kita juga akan sehat. Maka dari itu, kegiatan kerja bakti sangat penting di ligkungan sekolah.
3.     Paragraf pengembang adalah Paragraf pengembang bertujuan untuk mengembangkan pokok pembicaraan suatu karangan yang sebelumnya telah dirumuskan di paragraf pembuka
Contoh :
            Rina adalah seorang gadis yang sangat dermawan. Di lingkungannya, ia dikenal sebagai sosok yang ramah dan suka menolong orang lain. Ia tidak segan – segan memberi pertolongan kepada mereka yang membutuhkan. Bersama teman komunitasnya, rina sering mengadakan acara social untuk membantu korban bencana atau peggalangan dana untuk pasien kanjer yang mebutuhkan uluran dana
           
4.     Paragraf pembuka bertujuan mengutarakan suatu aspek pokok pembicaraan dalam karanagan. Paragraf pembuka berfungsi untuk 1) menghantar pokok pembicaraan; 2) menarik miat dan perhatian pembaca; 3) menyiapkan atau menata pikiran pembaca untuk mengetahui isi seluruh karangan.
Contoh :
Ditengah hutan terdapat sebuah rumah tua. Di rumah itu ada seorang nenek penghuni rumah tua tersebut, nenek itu kira – kira berumur 75 tahun. Setiap malam ia selalu melihat seorang wanita di rumah tersebut, mungkin itu setan. Tetapi nenek itu sudah terbiasa dengan hal – hal aneh semacam itu.
 
 
5.     Paragraf penutup berisi simpulan bagian karangan (subbab, bab) atau simpulan seluruh karangan. Paragraf ini merupakan ernyataan kembali maksud penulis agar lebih jelas.
Contoh :
            Setelah mereka benar – benar kenyang, mereka segera mencari tempat tinggal, dua hari kemudia mereka menemukan tempat yaitu di sebuah padang rumput yag luas. Mereka tidak akan kekurangan makanan karena di tepi padang rumput itu terdapat banyak phon buah – buahan dan sebuah mata air yang sangat bersih. Didi dan dodo hidup dengan rukun, semakin hari persahabatan mereka semakin erat. Mereka pun hidup dengan aman, tenteram dan bahagia selamanya.

Essay: Tugas 5

1.Kesepadanan : yaitu kalimat efektif harus memenuhi unsur gramatikal yaitu subjek, predikat, objek dan keterangan. Di dalam kalimat efektif harus memiliki keseimbangan dalam pemakaian struktur bahasa. Cth:
Musyawarah itu menghasilkan lima keputusan.
Sekolah kami mengadakan lomba baca puisi.
Dalam penyusunan laporan itu saya dibantu oleh para dosen.
swandi berangkat ke sekolah, kemudian ke perpustakaan.

2. Kecermatan dalam Pemilihan dan Penggunaan Kata : yaitu membuat kalimat efektif jangan sampai menjadi kalimat yang ambigu (menimbulkan tafsiran ganda)
Ibu membeli sayur bayam di pasar.
Ayah membaca Koran di ruang tamu.
Dinda tidak bisa hadir hari ini.
Dinda menggigit jarinya hingga berdarah

3. Kehematan : maksudnya adalah hemat dalam mempergunakan kata, frasa atau bentuk lain yang di anggap tidak perlu, tetapi tidak menyalahi kaidah tata bahasa.
Semua mahasiswa boleh ikut ujian kecuali yang belum melunasi pembayaran.
Dinda sudah menunggumu sejak pagi.
Kita harus rajin belajar agar lulus Ujian Nasional.
Para tamu datang dari Jakarta kemari.

4. Kelogisan : ide kalimatnya dapat dengan mudah dipahami dan penulisannya sesuai dengan ejaan yang berlaku.
Untuk menghemat waktu, kami teruskan acara ini.
Saran yang dikemukakannya akan kami pertimbangkan.
Sejak pagi dia bermenung.
Hati-Hati, Sering Terjadi Kecelakaan

5. Kesatuan atau Kepaduan : adalah kepaduan pernyataan dalam kalimat itu, sehingga informasi yang disampaikannya tidak terpecah-pecah.
Kita harus dapat mengembalikan kepada kepribadian kita orang-orang kota yang telah terlanjur meninggalkan rasa kemanusiaan itu dan yang secara tidak sadar bertindak keluar dari kepribadian manusia Indonesia dari sudut kemanusiaan yang adil dan beradab.
Surat itu sudah saya baca.
Makalah ini akan membahas desain interior pada rumah-rumah adat.
Saran yang dikemukakannya akan kami pertimbangkan.

6. Keparalelan atau Kesejajaran : kesamaan bentuk kata atau imbuhan yang digunakan dalam kalimat itu.
Harga minyak dibekukan atau dinaikkan secara luwes.
Tahap terakhir penyelesaian gedung itu adalah kegiatan pengecatan tembok, pemasangan penerangan, pengujian sistem pembagian air, dan pengaturan tata ruang.
Apabila pelaksanaan pembangunan  lima  tahun kita  jadikan  titik tolak,  maka  menonjollah  beberapa  masalah  pokok  yang  minta perhatian  dan  pemecahan. 
Masalah pokok lain  yang  menonjol  ialah  penghentian  pemborosan  dan penyelewengan.