Daily Archives: March 18, 2017

Tugas 6

Instruction :

1.Berikan penjelasan apa yang dimaksud dengan paragraf deduktif dan berikan contohnya!
2.Berikan penjelasan apa yang dimaksud dengan paragraf induktif dan berikan contohnya!
3.Buatkan satu contoh paragraf fungsinya sebagai paragraf pengembang
4.Buatkan satu contoh paragraf fungsinya sebagai paragraf pembuka
5.Buatkan satu contoh paragraf fungsnya sebagai paragraf penutupi

Keterangan :

saya sudah mengerjakan tugas 6

Status :

tercapai 100%

Bukti :

1.Berikan penjelasan apa yang dimaksud dengan paragraf deduktif dan berikan contohnya!

Paragraf deduktif adalah suatu Paragraf yang kalimat utamanya terletak di awal Paragraf. Paragraf ini diawali dengan pernyataan yang bersifat umum dan kemudian dilengkapi dengan penjelasan-penjelasan khusus yang berupa contoh-contoh, rincian khusus, bukti-bukti dan lain-lain. Karena Paragraf deduktif dikembangkan dari suatu pernyataan umum, maka pola kalimatnya adalah dari umum ke khusus.

Contoh:

Lapangan pekerjaan di tahun 2017 semakin sedikit. Hal ini disebabkan oleh imbas dari melemahnya rupiah terhadap dolar. Banyak perusahaan tidak mampu mengaji karyawan atau terpaksa merumahkannya karena ongkos produksi naik. Biaya produksi naik akibat dari meroketnya harga bahan baku yang diimpor dari luar negeri. Ingin menaikan harga barang pada saat daya beli masyarakat menurun sama saja dengan tindakan mengubur diri. Mau tidak mau jumlah karyawan akan dipangkas.


2.Berikan penjelasan apa yang dimaksud dengan paragraf induktif dan berikan contohnya!

Paragraf induktif adalah suatu paragraf yang dikembangkan dengan pola induksi, yaitu dengan cara menjabarkan hal – hal khusus terlebih dahulu dan kemudian disimpukan menjadi suatu hal yang umum. Dengan kata lain, paragraf deduksi adalah paragraf yang kalimat utamanya terletak pada akhir paragraf.

Contoh:
Merokok bisa menyebabkan gangguan pernafasan, seperti bronkitis, asma, dan lainnya. Hal ini dikarenakan asap yang masuk ke dalam tubuh sangatlah berbahaya. Selain menyebabkan gangguan pada pernafasan, merokok juga bisa menyebabkan kanker paru – paru. Kandungan tar yang ada pada rokok akan memicu sel – sel kanker pada paru – paru untuk berkembang. Terlebih lagi, merokok juga bisa menyebabkan kecanduan.  Nikotin yang ada pada rokok akan mempengaruhi otak untuk terus mengkonsumsi rokok, sehingga membuat perokok susah untuk menghentikannya. Oleh karena itu, merokok sangatlah berbahaya bagi kesehatan manusia.


3.Buatkan satu contoh paragraf fungsinya sebagai paragraf pengembang

Contoh:
“Walaupun demikian, batasan di atas  masih belum mencakup tentang misi dari pesan yang dibawa oleh surat secara keseluruhan. Dalam pengertian  sehari-hari, surat umumnya hanya dikenal sebagai alat untuk menyampaikan berita secara tertulis. Pengertian tersebut adalah pengertian sempit dari anggapan masyarakat. Surat mengandung aspek yang lebih luas meliputi informasi tertulis berupa rekaman kegiatan secara tertulis yang dibuat dengan persyaratan tertentu.”
4.Buatkan satu contoh paragraf fungsinya sebagai paragraf pembuka

Contoh:

“Secara umum dapat dikatakan bahwa surat adalah alat untuk menyampaikan maksud atau pesan secara tertulis. Batasan itu mengandung pengertian yang sangat luas karena banyak sekali maksud atau pesan yang dapat dituangkan secara secara tertulis, misalnya karang berbentuk artikel, makalah, skripsi, dan buku. Oleh sebab itu, batasan tersebut perlu dipertegas lagi dengan penekanan bahwa maksud atau pesan yang disampaikan melalui surat dapat berupa permintaan, penolakan, dan sebagainya.”
5.Buatkan satu contoh paragraf fungsnya sebagai paragraf penutup

Contoh:
Hal – hal di  atas tidak susah untuk dilakukan hanya perlu kesadaran, kedisiplinan serta tanggung jawab diri kita sendiri. Ketika itu dilakukan, internet akan sangat berguna bagi kehidupan, khususnya diri kita.

Tugas 5

Instruction :

Pengertian kalimat efektif: adalah kalimat yang mengungkapkan pikiran atau gagasan yang disampaikan sehingga dapat dipahami dan dimengerti oleh orang lain.

Buat contoh kalimat efektif masing-masing 4 kalimat dengan kriteria (jadi ada 24 contoh kalimat yang harus dibuat)

Kesepadanan : yaitu kalimat efektif harus memenuhi unsur gramatikal yaitu subjek, predikat, objek dan keterangan. Di dalam kalimat efektif harus memiliki keseimbangan dalam pemakaian struktur bahasa
Kecermatan dalam Pemilihan dan Penggunaan Kata : yaitu membuat kalimat efektif jangan sampai menjadi kalimat yang ambigu (menimbulkan tafsiran ganda)
Kehematan : maksudnya adalah hemat dalam mempergunakan kata, frasa atau bentuk lain yang di anggap tidak perlu, tetapi tidak menyalahi kaidah tata bahasa.

Kelogisan : ide kalimatnya dapat dengan mudah dipahami dan penulisannya sesuai dengan ejaan yang berlaku.
Kesatuan atau Kepaduan : adalah kepaduan pernyataan dalam kalimat itu, sehingga informasi yang disampaikannya tidak terpecah-pecah.
Keparalelan atau Kesejajaran : kesamaan bentuk kata atau imbuhan yang digunakan dalam kalimat itu.
Postingkan jawaban di iMe

Lengkapi jawaban dengan standar iDu

Keterangan :

saya sudah mengerjakan tugas 5

status :

tercapai 100%

Bukti :

1.Kesepadanan : yaitu kalimat efektif harus memenuhi unsur gramatikal yaitu subjek, predikat, objek dan keterangan. Di dalam kalimat efektif harus memiliki keseimbangan dalam pemakaian struktur bahasa

Contoh:
1.Penyusunan laporan itu saya dibantu oleh para dosen (tidak efektif)
Dalam menyusun laporan itu, saya dibantu oleh para dosen (efektif)

2.Kami datang agak terlambat. Sehingga kami tidak dapat mengikuti acara pertama.(tidak efektif)
Kami datang terlambat. Oleh karena itu, kami tidak dapat mengikuti acara pertama . (Efektif)

3.Bahasa Indonesia yang berasal dari bahasa Melayu.(tidak efektif)
Bahasa Indonesia berasal dari bahasa Melayu.(efektif)

4.kampus kami yang terletak di depan pusat perbelanjaan.(tidak efektif)
Kampus kami terletak di depan pusat perbelanjaan.(efektif)


2.Kecermatan dalam Pemilihan dan Penggunaan Kata : yaitu membuat kalimat efektif jangan sampai menjadi kalimat yang ambigu (menimbulkan tafsiran ganda)

Contoh :
1.Gedung sekolah itu sedang di buat(
.(tidak efektif)
Gedung sekolah itu sedang di bangun (efektif)

2.David melihat pertunjukan konser di Singapura (tidak efektif)
David menonton pertunjukan konser di Singapura (efektif)

3.Ani kebingungan sejak dari tadi mencari itunya. (tidak efektif)
Ani kebingungan sejak dari tadi terus mencari bukunya. (efektif)

4.Yang ada di dalam ruangan ini harus keluar. (tidak efektif)
Semua mahasiswa yang ada di dalam ruangan ini harus keluar. (efektif)


3.Kehematan : maksudnya adalah hemat dalam mempergunakan kata, frasa atau bentuk lain yang di anggap tidak perlu, tetapi tidak menyalahi kaidah tata bahasa.

Contoh:
1.Akibat dia tidak mengerjakan Pr, dia dimarahi oleh guru. (tidak efektif).
Akibat tidak mengerjakan Pr, dia dimarahi oleh guru. (efektif)

2.Dia mengenakan baju warna merah. (tidak efektif).
Dia mengenakan baju merah. (efektif).

3.Para siswa-siswi sedang mengikuti upacara bendera di Lapangan . (tidak efektif).
Siswa-siswi sedang mengikuti upacara bendera di Lapangan Merdeka. (efektif).

4.Dia sudah menunggumu sejak dari pagi. (tidak efektif)
Dia sudah menunggumu sejak pagi. (efektif)

4.Kelogisan : ide kalimatnya dapat dengan mudah dipahami dan penulisannya sesuai dengan ejaan yang berlaku.

Contoh :
1.Yang ada di dalam ruangan ini harus keluar.(tidak efektif)
Semua murid yang ada di dalam ruangan ini harus keluar.(efektif)

2.Paman mengajar Kesenian di kelas kami.(tidak efekti)
Paman mengajarkan kesenian di kelas kami.(efektif)

3.Kepada Ibu Kepala sekolah,waktu dan tempat kami persilahkan.(tidak efekti)
Kepada Ibu Kepala Sekolah,kami persilahkan.(efektif)

4.Untuk mempersingkat waktu,kami lanjutkan cara ini.(tidak efektif)
Untuk menghemat waktu,kami lanjutkan acara ini.(efektif)


5.Kesatuan atau Kepaduan : adalah kepaduan pernyataan dalam kalimat itu, sehingga informasi yang disampaikannya tidak terpecah-pecah.

Contoh:
1.Atas perhatianya ,kami ucapkan terima kasih(tidak efektif)
Atas perhatian saudara ,kami ucapkan terima kasih.(efektif)

2.Rio adalah murid yang rajin,dan Tio adalah murid yang nakal.(tidak efektif)
Rio adalah murid yang rajin dedangkan tio adalah murid yang nakal.(efektif)

3.selanjutnya Rina akan jelaskan betapa pentingnya olahraga.(tidak efektif)
Selanjutnya akan Rina jelaskan betapa pentingnya olahraga.(efektif)

4.Atlet terkenal itu menceritakan tentang pengalaman masa kecilnya.(tidak efektif)
Atlet terkenal itu menceritakan pengalaman masa kecilnya.(efektif)


6.Keparalelan atau Kesejajaran : kesamaan bentuk kata atau imbuhan yang digunakan dalam kalimat itu
.

Contoh:
1.Sebagai pelajar,tugas kita adalah belajar,membaca dan prestasi.(tidak efektif)
Sebagai pelajar,tugas kita adalah belajar,berkarya,dan berprestasi.(efektif)

2.Harga minyak dibekukan atau kenaikan secara luwes.(tidak efektif)
Harga minyak dibekukan atau dinaikkan secara luwes.(efektif)

3.Kakak menolong anak itu dengan memapahnya ke pinggir jalan(tidak efektif)
Anak itu ditolong kakak dengan dipapahnya ke pinggir jalan.(efektif)

4.Linda membantu ibu dengan disapunya lantai rumah hingga bersih. (tidak efektif)
Linda membantu ibu dnegan menyapu lantai rumah hingga bersih. (efektif)