Daily Archives: March 3, 2017

Tugas 3

Tugas Pertemuan 3

Pertanyaan

1. Sebutkan ciri-ciri ragam bahasa resmi!
2. Bagaimanakah ciri-ciri ragam bahasa ilmiah?
3. Apa maksud slogan “Gunakanlah Bahasa Indonesia dengan baik dan benar ?
4. Berikan penjelasan apa yang dimaksud dengan ragam bahasa?
5. Berikan penjelasan dan contohnya yang dimaksud dengan ragam bahasa baku dan tidak baku?

Status :

Tercapai 100(%)

Keterangan :

Sudah dikerjakan dengan baik

Pembuktian/Jawaban :

1. Ciri-ciri ragam bahasa resmi sebagai berikut:
Tidak terpengaruh bahasa daerah;
Tidak terpengaruh bahasa asing;
Bukan bahasa percakapan sehari-hari;
Pemakaian imbuhan secara explisit;
Pemakaian sesuai dengan konteks kalimat;
Tidak terkontaminasi, tidak rancu;
Tidak mengandung arti pleonasme;
Tidak mengandung hiperkorek.
2. Bagaimanakah ciri-ciri ragam bahasa ilmiah?
Ragam bahasa ilmiah merupakan ragam bahasa yang digunakan untuk kegiatan yang bersifat ilmiah. Oleh karena itu ragam bahasa ilmiah harus singkat, padat, jelas, logis, formal, dan objektif karena ragam bahasa ilmiah digunakan sebagai sarana untuk mengungkapkan pola pikir atau gagasan secara ilmiah berdasarkan tulisan sehingga dapat diterima oleh orang lain atau pembaca dengan benar.
3. Yang dimaksud dengan slogan “Gunakanlah Bahasa Indonesia dengan baik dan benar” yaitu:
Berbahasa Indonesia yang menggunakan bahasa Indonesia yang sesuai konteks (pembicaraan
atau penulisan) dan sesuai dengan kaidah (tata bahasa) bahasa Indonesia.
4. Penjelasan maksud dari ragam bahasa yaitu:
Ragam bahasa adalah variasi bahasa menurut pemakaian yang berbeda-beda menurut topik yang dibicarakan, menurut hubungan pembicara, dan orang yang dibicarakan, serta menurut medium pembicaraan.
5. Penjelasan ragam bahasa baku dan tidak baku beserta contohnya
a. Ragam bahasa baku:
Ragam baku adalah ragam yang dilembagakan dan diakui sebagian besar warga masyarakat
pemakainya sebagai bahasa resmi dan sebagai kerangka rujukan norma bahasa dalam penggunaannya.
b. Ragam bahasa tidak baku:
Ragam tidak baku adalah ragam yang tidak dilembagakan dan ditandai oleh ciri-ciri yang
menyimpang dari norma ragam baku, menggunakan kata-kata yang biasa dan lazim dipakai sehari-hari.
Ragam bahasa baku: Ragam bahasa tidak baku:
– saya – gua
– mengapa – kenapa
– bertemu – ketemu
– tidak – enggak
– berkali-kali – berulang kali
– ia berkerja keras – ia kerja keras

 

Tugas 3

Instructions

Silakan kerjakan

Soal Essay :

  1. Sebutkan ciri-ciri ragam bahasa resmi!
  2. Bagaimanakahciri-ciri ragam bahasa ilmiah?
  3. Apa maksud slogan “Gunakanlah Bahasa Indonesia dengan baik dan benar ?
  4. Berikan penjelasan apa yang dimaksud dengan ragam bahasa?
  5. Berikan penjelasan dan contohnya yang dimaksud dengan ragam bahasa baku dan tidak baku

Postingkan jawaban Anda di bl103.ilearning.me

Jawab dan submit dengan standar jawaban iDu

Status : Tercapai
Keterangan : Sudah mengerjakan
Pembuktian :

  • 1. Sebutkan ciri-ciri ragam bahasa resmi!
    a. menggunakan unsur gramatikal secara eksplisit dan konsisten,
    b. menggunakan imbuhan secara lengkap,
    c. menggunakan kata ganti resmi,
    d. menggunakan kata baku,
    e. menggunakan EYD,
    f. menghindari unsur kedaerahan.
  • 2. Bagaimanakah ciri-ciri ragam bahasa ilmiah?
    a. bahasa Indonesia ragam baku,
    b. penggunaan kalimat efektif,
    c. menghindari bentuk bahasa yang bermakna ganda,
    d. penggunaan kata dan istilah yang bermakna lugas dan menghindari pemakaian kata dan istilah yang bermakna luas,
    e. menghindari penonjolan pesona dengan tujuan menjaga objektivitas isi tulisan,
    f. adanya keselarasan dan keruntuhan antar proposisi dan antar alinea.
  • 3. Apa maksud slogan “Gunakanlah Bahasa Indonesia dengan baik dan benar” ?       1. Bahasa yang baik adalah bahasa yang mempunyai nilai rasa yang tepat dan sesuai dengan situasi penakainannya.
    2. Bahasa yang benar adalah bahasa yang menerapkan kaidah dengan konsisten.
  • 4. Berikan penjelasan apa yang dimaksud dengan ragam bahasa ?
    Ragam bahasa adalah varian dari sebuah bahasa menurut pemakaian. Berbeda dengan dialek yaitu varian dari sebuah bahasa menurut pemakai.
    Variasi tersebut bisa berbentuk dialek, aksen, laras, gaya, atau berbagai variasi sosiolinguistik lain, termasuk variasi bahasa baku itu sendiri.
    Variasi di tingkat leksikon, seperti slang dan argot, sering dianggap terkait dengan gaya atau tingkat formalitas tertentu, meskipun penggunaannya kadang juga dianggap sebagai suatu variasi atau ragam tersendiri.
  • 5. Berikan penjelasan dan contohnya yang dimaksud dengan ragam bahasa baku dan tidak baku.
    A. Ragam bahasa baku menggunakan kaidah bahasa yang lebih lengkap dibandingkan dengan ragam tidak baku. Seringkali digunakan dalam bentuk tulisan dan jarang sekali digunakan dalam percakapan. Adapun ciri ragam baku adalah sebagai berikut.

    1. Memiliki sifat kemantapan dinamis. Bahasa baku harus memiliki kaidah dan aturan yang relatif tetap dan luwes. Bahasa baku tidak dapat berubah setiap saat.
    2. Kecendekiaan. Kecendekiaan berarti bahwa bahasa baku sanggup mengungkapkan proses pemikiran yang rumit di pelbagai ilmu dan teknologi, dan bahasa baku dapat mengungkapkan penalaran atau pemikiran yang teratur, logis dan masuk akal.
    3. Keseragaman kaidah. Keseragaman kaidah adalah keseragaman aturan atau norma. Tetapi, keseragaman bukan berarti penyamaan ragam bahasa atau penyeragaman variasi bahasa (Depdikbud 1988).

    B. Sedangkan ragam bahasa tidak baku sering digunakan dalam percakapan, dan jarang sekali digunakan dalam bentuk tertulis. Banyak mengandung unsur-unsur dialek dan bahasa daerah sehingga terlampau banyak sekali variasinya. Selain dialek, ragam bahasa tidak baku juga bervariasi dalam hal lafal atau pengucapan, kosa kata, struktur kalimat dan sebagainya. Untuk mengatasi keanekaragaman pemakaian bahasa yang merupakan variasi dari bahasa tidak baku maka diperlukan bahasa bahasa baku atau bahasa standar.
    Contoh Bahasa baku dan tidak baku :
    Kata Baku – Tidak Baku 

    1. Abjad – abjat
    2. Aktif – aktip 
    3. Aktivitas – aktifitas 
    4. Andal – handal
    5. Analisis – analisa 
    6. Andal – handal 
    7. Antre – antri 
    8. Asas – azas
    9. Apotek – apotik 
    10. Atlet – atlit