Monthly Archives: March 2017

Quiz: Tugas 7 Pre Test UTS

Pertanyaan

Quiz: Tugas 7 Pre Test UTS

Status – 100% tercapai

Keterangan – Sudah mengerjakan Quiz: Tugas 7 Pre Test UTS

Pembuktian

Link IMe – http://bl103.ilearning.me/2017/03/26/quiz-tugas-7-bp/

Link SKUP – http://bl103.ilearning.me/2017/02/06/bimoprakoso-1611493748-skup/

 

Jawaban

Instructions

Silakan kerjakan

Answers

Here are your latest answers:

Question 1

Berikut ini bentuk karya tulis yang termasuk makalah. KECUALI :

Response: Kumpulan Kutipan

Correct answer: Kumpulan Kutipan

Score: 0.8 out of 0.8 Yes

Question 2

Perhatikan paragraf berikut ini :
Minggu yang lalu saya pergi ke Bogor sama teman. Tujuannya nengok nenek yang sedang sakit. Kami naik taxi agar cepat sampai. Betapa senang hati nenek dengan kedatangan kami.
Kata tidak baku dalam paragraf tersebut adalah ….

Response: sama, nengok, taxi

Correct answer: sama, nengok, taxi

Score: 0.8 out of 0.8 Yes

Question 3

Perhatikan pernyataan berikut ini :
Judul tulisan harus mampu mencerminkan isi, menunjukkan fokus serta permasalahan pokok masalah.
Pernyataan tersebut benar atau salah?

Response: True

Correct answer: True

Score: 0.8 out of 0.8 Yes

Question 4

Bunyi Pasal 36 Bab XV dalam UUD RI 1945, menyatakan bahwa Bahasa Indonesia ditetapkan sebagai :

Response: Bahasa Negara

Correct answer: Bahasa Negara

Score: 0.8 out of 0.8 Yes

Question 5

Sebagai identitas nasional, alat pemersatu, alat perhubungan antarbudaya dan antardaerah, merupakan bagian dari fungsi Bahasa Indonesia sebagai :

Response: Bahasa Nasional

Correct answer: Bahasa Nasional

Score: 0.8 out of 0.8 Yes

Question 6

Berikut ini ciri-ciri ragam bahasa lisan, KECUALI :

Response: Memperhatikan tanda baca

Correct answer: Memperhatikan tanda baca

Score: 0.8 out of 0.8 Yes

Question 7

Sebuah kalimat efektif mempunyai ciri khas, yaitu kesepadanan struktur, keparalelan bentuk, ketegasan makna, kehematan kata, kecermatan penalaran, dan kelogisan bahasa.
Apakah pernyataan ini benar atau salah?

Response: True

Correct answer: True

Score: 0.8 out of 0.8 Yes

Question 8

Makalah ilmiah yang ditulis sebagai suatu sarana pemecahan masalah secara ilmiah dengan cara mengumpulkan bahan-bahan, lalu diolah kembali dan dianalisis serta membentuk sintesis, dan interpretasi yang baru, jenis makalah ini termasuk makalah………

Response: Kajian

Correct answer: Studi

Score: 0 out of 0.8 No

Question 9

Kata yang tidak termasuk kategori kata ilmiah adalah……

Response: semaput

Correct answer: semaput

Score: 0.8 out of 0.8 Yes

Question 10

Makalah yang disusun dan ditulis dengan pendekatan kuantitatif dan kualitatif dan tujuannya untuk kepentingan seminar atau lokakarya, termasuk dalam jenis makalah……….

Response: Kerja

Correct answer: Kerja

Score: 0.8 out of 0.8 Yes

Question 11

Tulisan yang menggambarkan latar belakang, tujuan, metode, hasil dan simpulan ditulis tidak lebih 150 – 200 kata dengan tujuan agar pembaca dapat tertarik untuk membacanya dikenal dengan istilah………

Response: Abstrak

Correct answer: Abstrak

Score: 0.8 out of 0.8 Yes

Question 12

Perhatikan pernyataan berikut ini
Bahasa resmi atau formal adalah bahasa yang digunakan dalam situasi resmi, seperti urusan surat-menyurat, bertutur dengan orang yang tidak kita kenal dekat atau lebih tinggi status dan pangkatnya.
Pernyataan tersebut benar atau salah?

Response: True

Correct answer: True

Score: 0.8 out of 0.8 Yes

Question 13

Yang dimaksud dengan simpulan adalah tulisan/pemikiran yang berisi hasil bahasan dan mengacu pada permasalahan bukan hasil ringkasan isi makalah.
Pernyataan tersebut benar atau salah?

Response: True

Correct answer: True

Score: 0.8 out of 0.8 Yes

Question 14

Berikut ini penulisan kata ”di” yang benar, KECUALIi pada kalimat :

Response: Jawaban tugas mandiri harus dikumpulkan pada hari Senin

Correct answer: Rumah Ali di buat dari kayu.

Score: 0 out of 0.8 No

Question 15

Imbuhan ”pra…..” yang mengandung arti ”sebelum” terdapat pada kalimat :

Response: Temuan fosil dan prasasti merupakan bagian dari kehidupan masa prasejarah

Correct answer: Temuan fosil dan prasasti merupakan bagian dari kehidupan masa prasejarah

Score: 0.8 out of 0.8 Yes

Question 16

Contoh kata tidak baku dalam bahasa Indonesia adalah……………

Response: kenapa

Correct answer: kenapa

Score: 0.8 out of 0.8 Yes

Question 17

Kumpulan kata baku yang benar adalah…………….

Response: taksi; sistem; teknik; sentral

Correct answer: taksi; sistem; teknik; sentral

Score: 0.8 out of 0.8 Yes

Question 18

Perhatikan pernyataan berikut ini :
Bahasa Indonesia memiliki kedudukan yang sangat penting dalam membentuk persatuan dan kesatuan di Indonesia. Bukti nyatanya terletak pada butir ketiga Sumpah Pemuda 1928 yang berbunyi “Kami putra dan putri Indonesia menjungjung bahasa persatuan bahasa Indonesia”.
Pernyataan ini benar atau salah?

Response: True

Correct answer: True

Score: 0.8 out of 0.8 Yes

Question 19

Perhatikan paragraf berikut ini
Awalnya saya nggak tertarik dengan kegiatan ini. Karena temen deket yang ngajak, saya tidak dapat menolaknya. Meskipun keluar duit, saya tidak nyesel. Ternyata , kegiatan ini berkesan banget.
Jumlah kata tak baku dalam paragraf tersebut……

Response: ada 8

Correct answer: ada 7

Score: 0 out of 0.8 No

Question 20

Perhatikan kata berikut ini : 1). Kiper, 2). Parlemen, 3). Konstruksi, 4) Fase, 5). Timbang.
Kata yang termasuk diserap dari bahasa asing adalah :

Response: (1, 2, 3, 4)

Correct answer: (1, 2, 3, 4)

Score: 0.8 out of 0.8 Yes

Question 21

Contoh kata dasar berikut ini merupakan kata baku. KECUALI……

Response: dekoratip

Correct answer: dekoratip

Score: 0.8 out of 0.8 Yes

Question 22

Kalimat yang urutannya benar adalah………..

Response: Ingin saya ajukan

Correct answer: Ingin saya ajukan

Score: 0.8 out of 0.8 Yes

Question 23

Penulisan kata yang salah terdapat dalam kata……

Response: hutang; hisap

Correct answer: hutang; hisap

Score: 0.8 out of 0.8 Yes

Question 24

Berikut ini fungsi bahasa Indonesia sebagai bahasa nasional hasil rumusan Seminar Politik Bahasa Nasional yang diselenggarakan di Jakarta pada 25-28 Februari 1975. KECUALI…….

Response: Alat komunikasi internasional

Correct answer: Alat komunikasi internasional

Score: 0.8 out of 0.8 Yes

Question 25

Kedudukan bahasa Indonesia terbagi menjadi dua, yaitu sebagai………….

Response: bahasa nasional dan bahasa negara.

Correct answer: bahasa nasional dan bahasa negara.

Score: 0.8 out of 0.8

Tugas 6

Tugas Pertemuan 6

Pertanyaan

  1. Berikan penjelasan apa yang dimaksud dengan paragraf deduktif dan berikan contohnya!
  2. Berikan penjelasan apa yang dimaksud dengan paragraf induktif dan berikan contohnya!
  3. Buatkan satu contoh paragraf fungsinya sebagai paragraf pengembang.
  4. Buatkan satu contoh paragraf fungsinya sebagai paragraf pembuka.
  5. Buatkan satu contoh paragraf fungsnya sebagai paragraf penutup.

Status :

Tercapai 100(%)

Keterangan :

Sudah dikerjakan dengan baik

Pembuktian/Jawaban :

  1. Berikan penjelasan apa yang dimaksud dengan paragraf deduktif dan berikan contohnya!Paragraf Deduktif yaitu paragraf yang kalimat utamanya terletak pada awal paragraph, kemudian diikuti kalimat-kalimat penjelas.
    Contoh:Tikus adalah musuh petani yang sangat merugikan. Berpuluh-puluh hektar lebih sawah di berbagai daerah mengalami gagal panen disebabkan padinya dimakan tikus.Tanaman lain seperti singkong pun tak luput menjadi korbannya, bahkan buah petai cina yang sudah tua juga habis digerogoti binatang ini. Tak hanya itu saja bahkan binatang ternak seperti ayam dan bebek pun juga diserang tikus..

    Kalimat utama dalam paragraf di atas adalah kalimat yang pertama  yaitu, Tikus adalah musuh petani yang sangat merugikan.

  2. Berikan penjelasan apa yang dimaksud dengan paragraf induktif dan berikan contohnya!
    Paragraf induktif yaitu paragraf yang diawali dengan menuliskan kalimat-kalimat penjelas kemudian ditutup dengan kalimat utama.Contoh:
    Pada era persaingan dunia kerja yang semakin kompetitif seperti saat ini. Seseorang yang menguasai Bahasa Inggri dan Ilmu Komputer akan memiliki peluang yang lebih besar di dunia kerja. Sebaliknya, orang yang tidak memiliki kemampuan Bahasa Inggri dan Ilmu Komputer peluangnya akan semakin kecil untuk memasuki dunia kerja khususnya untuk dapat diterima sebagai karyawan. Itulah kenapa penguasaan Bahasa Inggris dan Ilmu Komputer sangat diperlukan untuk menambah kompetensi dunia kerja.

    Kalimat utama dalam paragraf di atas adalah kalimat yang pertama  yaitu, penguasaan Bahasa Inggris dan Ilmu Komputer sangat diperlukan untuk menambah kompetensi dunia kerja.

  3. Buatkan satu contoh paragraf fungsinya sebagai paragraf pengembang.
    contoh:
    Sejatinya sebuah pergerakan mahasiswa terlahir dengan adanya sebuah cita-cita yang luhur, visi- misi yang jelas, serta kemauan kuat membangun bangsa ini dari keterpurukan. Namun, yang terjadi saat ini sangat jauh berbeda dari tujuan berdirinya sebuah pergerakan tersebut. Pola pengkaderan yang salah atau melencengnya ideologi pergerakan membuat arah dan tujuan berubah, langkah menjadi tidak pasti, tidak tegas dan cenderung mementingkan kepentingan kelompok. Kampus dijadikan sebuah ladang garapan banyak pihak yang mengaku peduli akan cita-cita revolusioner, peduli akan nasib bangsa, pendidikan, dan lain-lain. Namun pada kenyataanya, pergerakan mahasiswa saat ini lebih cenderung memikirkan bagaimana visi kelompok terwujud lebih cepat. Bahkan beberapa pergerakan saat ini dijadikan sebuah sarana pengkaderan dan perpanjangan partai politik yang mengatasnamakan gerakan peduli rakyat, demokrasi, anti korupsi dan lain sebagainya.
  4. Buatkan satu contoh paragraf fungsinya sebagai paragraf pembuka.
    contoh:
    Secara umum dapat dikatakan bahwa surat adalah alat untuk menyampaikan maksud atau pesan secara tertulis. Batasan itu mengandung pengertian yang sangat luas karena banyak sekali maksud atau pesan yang dapat dituangkan secara secara tertulis, misalnya karang berbentuk artikel, makalah, skripsi, dan buku. Oleh sebab itu, batasan tersebut perlu dipertegas lagi dengan penekanan bahwa maksud atau pesan yang disampaikan melalui surat dapat berupa permintaan, penolakan, dan sebagainya.
  5. Buatkan satu contoh paragraf fungsnya sebagai paragraf penutup.
    contoh:
    Berdasarkan uraian atau penjelasan di atas dapat disimpulkan bahwa pada dasarnya surat adalah informasi tertulis yang dapat digunakan sebagai sarana komunikasi tulisan yang dibuat dengan persyaratan tertentu yang khususnya berlaku untuk kegiatan surat-menyurat.

Essay: Tugas 6

  1. Paragraf deduktif

Paragraf deduktif adalah suatu Paragraf yang kalimat utamanya terletak di awal Paragraf. Paragraf ini diawali dengan pernyataan yang bersifat umum dan kemudian dilengkapi dengan penjelasan-penjelasan khusus yang berupa contoh-contoh, rincian khusus, bukti-bukti dan lain-lain. Karena Paragraf deduktif dikembangkan dari suatu pernyataan umum, maka pola kalimatnya adalah dari umum ke khusus.

Contoh :

Kemacetan sudah menjadi hal yang biasa di Kota Jakarta. Kemacetan tersebut disebabkan oleh beberapa faktor antara lain. Pertama, jumlah kendaraan yang ada di Jakarta tidak seimbang dengan luasnya jalan. Kedua, Kurangnya kedisiplinan bagi semua pengguna jalan raya. Ketiga, Kemunculan tempat-tempat yang menganggu lalu lintas seperti pasar, rel kereta api, pedagang kaki lima, halte yang tidak difungsikan, banjir, dan sebagainya. Yang terakhir, Ketidak tegasna aparat yang berwenang dalam menindak para pelanggar lalu lintas.

2. Paragraf Induktif

Kalimat utama Paragraf induktf terletak pada bagian akhir Paragraf. Paragraf ini diawali dengan kalimat-kalimat penjelas yang berupa fakta, contoh-contoh, rincian khusus maupun  bukti-bukti yang kemudia disimpulkan atau digeneralisasikan ke dalam satu kalimat pada akhir Paragraf. Paragraf Induktif dikembangkan dari pola khusus ke umum.

Contoh :

Belajar di masa tua membutuhkan usaha yang ekstra karenakan daya tangkap yang dimiliki pada masa ini sudah sangat berkurang. Bahkan motivasi yang dimiliki juga sudah melemah karena terlalu banyaknya pikiran yang mengagngu. Itulah mengapa dikatakan belajar di waktu tua seperti melukis di atas air.

3. Paragraf Pengembang

  1. Berdasarkan Tehnik :

1.Secara Alamiah

Dalam teknik ini penulis sekedar menggunakan pola yang sudah ada pada objek/kejadian yang dibicarakan. Susunan logis ini mengenal dua macam urutan, yaitu:

2.Urutan ruang (spasial)

Membawa pembaca dari satu titik ke titik berikutnya yang berdekatan dalam sebuah ruang. Misalnya gambaran dari depan ke belakang, dari luar ke dalam, dari bawah ke atas, dari kanan ke kiri dan sebagainya.

Contoh:

Fasilitas produksi pabrik itu berada pada lokasi yang strategis. Sekitar dua kilometer di sebelah barat adalah gudang milik pemasok bahan baku. Di sebelah timur, terdapat aliran sungai bersih yang menjadi sumber air untuk proses pengolahan. Dan yang terpenting, akses menuju jalan tol yang berada sekitar dua kilometer di sebelah selatan pabrik.

3.Urutan waktu (kronologis)

Menggambarkan urutan terjadinya peristiwa, perbuatan, atau tindakan.

Contoh:

Menurut prasasti Calcuta, Airlangga adalah putra Udayana dengan putri Mahendradatta. Pada tahun 1016 Airlangga datang ke Jawa untuk melangsungkan perkawinannya dengan putri Dharmawangsa, namun pada saat itu Kerajaan Dharmawangsa diserang oleh Kerajaan Wurawari. Pada tahun 1041 Airlangga mengundurkan diri sebagai raja, kemudian atas saran Empu Bharada kerajaan dibagi menjadi dua yaitu Janggala dan Panjalu. Pada tahun 1049 Airlangga wafat dan di makamkan di Tirtha (Candi Belahan) yang diwujudkan dalam bentuk arca Wisnu yang sedang menaiki Garuda.

4.Klimaks dan Antiklimaks

Gagasan utama mula-mula dirinci dengan sebuah gagasan bawahan yang dianggap paling rendah kedudukannya. Kemudian berangsur-angsur dengan gagasan lain hingga gagasan yang paling tinggi kedudukan/kepentingannya.

Contoh:

Akhir-akhir ini banyak terjadi perampokan di berbagai tempat di Jakarta terutama pada toko swalayan seperti indomaret maupun alfamart. Dari kejadian perampokan tersebut pihak toko sangatlah merugi. Tetapi mulai sekarang pada setiap tempat maupun toko yang menurutnya rawan perampokan akan diberi petugas keamanaan seperti satpam.

5.Umum – Khusus & Khusus – Umum (deduktif & induktif)

Cara pengungkapan paragraf yang paling banyak digunakan adalah cara deduktif dan induktif.

Contoh paragraf yang dikembangkan dengan cara deduktif :

Globalisasi adalah sebuah istilah yang memiliki hubungan dengan peningkatan keterkaitan dan ketergantungan antar bangsa dan antar manusia di seluruh dunia melalui perdagangan, investasi, perjalanan, budaya populer, dan bentuk-bentuk interaksi yang lain sehingga batas-batas suatu negara menjadi semakin sempit. Dalam banyak hal, globalisasi mempunyai banyak karakteristik  yang sama dengan internasionalisasi sehingga kedua istilah ini sering dipertukarkan. Sebagian pihak sering menggunakan istilah globalisasi yang dikaitkan dengan berkurangnya peran negara atau batas-batas Negara.

Contoh paragraf yang dikembangkan dengan cara induktif :

Biasakan membaca dalam kelompok-kelompok kata. Hindari membaca kata demi kata. Jika ini kebiasaan kalian, ubahlah cara membaca itu dengan melihat satuan kalimat yang lebih tinggi dari pada kata, misalnya melihat frase demi frase. Jangan mengulang-ulang kalimat yang terlah dibaca. Itu semua adalah cara meningkatkan kecepatan membaca.

 

  1. Berdasarkan Isi :

1.Perbandingan dan Pertentangan

Untuk menambah kejelsan sebuah paragraf, kadang penulis berusaha untuk membandingkan atau mempertentangkan. Dalam membandingkan tentu saja penulis menunjukkan persamaan dan perbedaanya.

Contoh:

Pemakaian batubara di Indonesia sampai saat ini masih terbatas, belum mampu dimanfaatkan sepenuhnya. Di Negara maju batubara sudah bisa diolah menjadi sumber energi. Di samping itu, dengan teknologi tinggi batubara sudah bisa menghasilkan bahan baku industry kimia berupa gas sintetis.

2.Analogi

Analogi biasanya digunakan untuk membandingkan sesuatu yang sudah dikenal umum dengan yang tidak atau kurang dikenal umum. Berguna untuk menjelasakn sesuatu yang kurang dikenal tersebut.

Contoh :

Bunga mawar adalah bunga yang eksotik. Memberikan keindahan dan keharuman. Banyak kumbang yang ingin hinggap di bunga itu. Namun, tidaklah mudah. Banyak duri tajam di sekelilingnya.Ibarat gadis nan elok rupawan, banyak nian rintangan untuk mempersunting ke pelaminan.

3.Berisi Contoh-contoh

Sebuah generalisasi yang terlalu umum, untuk bisa memberikan penjelasan kepada pembaca, kadang memerlukan contoh-contoh yang konkret.

Contoh :

Betapa sulitnya seorang pecandu rokok untuk menghentikan kebiasaan merokoknya. Seberapa mahal pun harga rokok mereke tetap akan membelinya. Misalnya di Malaysia, harga 20 batang rokok menghabiskan uang untuk membeli rokok lebih banyak daripada yang dipakai untuk membeli gandum, daging, dan buah-buahan sebagai kebutuhan utama mereka.

4.Sebab – Akibat

Hubungan kalimat dalam sebuah paragraph  dapat berbentuk sebab akibat. Dalam hal ini sebab dapat berfungsi sebagai pikiran utama, dan akibat sebagai pikiran penjelas; atau sebaliknya.

Contoh:

Sudah beberapa hari ibunya Andi sakit. Ayahnya yang dinanti-nanti dari Samarinda untuk menjaga ibunya belum datang. Adik-adiknya yang masih kecil belum bisa menjaga ibunya. Terpaksa ia tidak masuk sekolah untuk menjaga ibunya.

5.Definisi Luas

Untuk memberikan batasan tentang sesuatu, penulis kadang harus menguraikan dengan beberapa kalimat, bahkan beberapa alinea.

Contoh :

Istilah Globalisasi adalah keterkaitan dan ketergantungan antar bangsa dan antar manusia di seluruh dunia melalui perdagangan, investasi, perjalanan, budaya populer, dan bentuk-bentuk interaksi yang lain sehingga batas-batas suatu negara menjadi semakin sempit. Globalisasi adalah suatu proses di mana antar individu, antar kelompok, dan antar negara saling berinteraksi, bergantung, terkait, dan memengaruhi satu sama lain yang melintasi batas Negara. Dalam banyak hal, globalisasi mempunyai banyak karakteristik yang sama dengan internasionalisasi sehingga kedua istilah ini sering dipertukarkan. Sebagian pihak sering menggunakan istilah globalisasi yang dikaitkan dengan berkurangnya peran negara atau batas-batas negara.

6. Klasifikasi

Dalam mengembangkan karangan, kadang penulis mengelompokkan hal-hal yang memiliki kesamaan atau perbedaan. Bahkan pengelompokkan ini bisa diperinci lagi ke dalam kelompok-kelompok yag lebih kecil.

Contoh :

Pada dunia hewan pengelompokan berdasarkan ada tidak adanya tulang belakang (Vertebrae),yaitu hewan bertulang belakang (Vertebrata) dan hewan tidak bertulang belakang (Avertebrata). Hewan bertulang belakang digolongkan menjadi Ikan (Pisces), Hewan dua alam (Amfibi), Hewan melata (Reptil), Burung (Aves), dan Hewan menyusui (Mamalia). Sedangkan Hewan tak bertulang belakang (Avertebrata) digolongkan menjadi hewan bersel satu, hewan berpori, hewan berongga, hewan berkulit duri, cacing, hewan lunak, hewan berbuku-buku.

4. Paragraf Pembuka

Paragraf pembuka biasanya memiliki sifat ringkas menarik, dan bertugas menyiapkan pikiran pembaca kepada masalah yang akan diuraikan.

Contoh:

Ditengah hutan terdapat sebuah rumah tua. Di rumah itu ada seorang nenek penghuni rumah tua tersebut, nenek itu kira-kira berumur 75 tahun. Setiap malam ia selalu melihat seorang wanita di rumah tersebut, mungkin itu setan. Tetapi nenek itu sudah terbiasa dengan hal-hal aneh semacam itu.

5. Paragraf Penutup

Paragraf  penutup biasanya berisi simpulan (untuk argumentasi) atau penegasan kembali (untuk eksposisi) mengenai hal-hal yang dianggap penting.

Contoh :

Setelah mereka benar-benar kenyang, mereka segera mencari tempat tinggal. Dua hari kemudian mereka menemukan tempat tinggal yang menurut mereka tepat. Yaitu di sebuah padang rumput yang luas. Mereka tidak akan kekurangan makanan karena di tepi  padang rumput itu terdapat banyak pohon buah-buahan dan sebuah mata air yang sangat bersih. Didi dan Dodo hidup dengan rukun. Semakin hari persahabatan mereka semakin erat. Mereka pun hidup dengan aman, tenteram dan bahagia.

Tugas 6 Betari Ayu

  • Berikan penjelasan apa yang dimaksud dengan paragraf deduktif dan berikan contohnya!
Pengertian paragraf deduktif
Paragraf deduktif adalah sebuah paragraf yang kalimat utamanya berada di awal paragraf, kemudian diikuti kalimat kalimat penjelas.
Contoh paragraf deduktif :

      Pemuda warga desa Tenteram memutuskan melaksanakan jam belajar masyarakat dengan tertib. Sebelumnya, banyak anak sekolah yang dibiarkan di luar rumah, dan hanya duduk duduk di pinggir jalan pada saat jam jam belajar. Para pemuda mulai mendatangi orang tua dan memberi pengertian pentingnya belajar bagi anak anak mereka. Apabila warga menemukan anak-anak mereka sedang kumpul – kumpul di pinggir jalan pada saat jam belajar, mereka akan diperingatkan dan diajak untuk belajar bersama. Jam belajar masyarakat dimulai pukul18.00 sampai pukul 20.00.Kalimat utama dalam paragraf di atas adalah kalimat yang pertama  yaitu , Pemuda warga desa tenteram memutuskan melaksanakan jam belajar masyarakat dengan tertib.

  • Berikan penjelasan apa yang dimaksud dengan paragraf induktif dan berikan contohnya!
Pengertian Paragraf Induktif
Paragraf Induktif adalah paragraf yang diawali dengan kalimat yang berisi penjelasan- penjelasan kemudian diakhiri dengan kalimat utama.
Contoh Paragraf Induktif
      Banyak pedagang kaki lima yang entah bagaimana awalnya, seperti mengelompokkan diri hanya dengan menjual jenis barang tertentu di sebuah trotoar tertentu. Selanjutnya, tampillah trotoar tersebut sebagai etalase khusus. Bahkan, banyak barang khas trotoar terkenal di Jakarta yang tidak bisa dijumpai di toko-toko resmi. Dari suasana tersebut ternyata banyak trotoar yang akhirnya menjadi terkenal karena penampilanya yang khas.
  • Buatkan satu contoh paragraf fungsinya sebagai paragraf pengembang

Indonesia memiliki hewan dan tumbuhan endemik yang sangat banyak, terdiri dari burung, hewan berkaki empat ataupun hewan berkaki dua, Tumbuhannya juga sangat menarik dan indah, tak kalah indah dengan bunga sakura . hewan endemik Indonesia seperti, harimau sumatra,  Orang utan, Badak bercula satu, siamang, burung endemik Indonesia seperti, Burung Cencrawasih, Burung kakatua putih, dan sebagainya. flora endemik Indonesia seperti, bunga bangkai, bunga kangtong semar, Matoa, dan sebagainya.

  • Buatkan satu contoh paragraf fungsinya sebagai paragraf pembuka

Contoh Paragraf pembuka dengan Pertanyaan:
Untuk apa latihan menulis? Memangnya bisa kaya? begitulah kata Bapak ketika aku menjawab tanya beliau.

  • Buatkan satu contoh paragraf fungsnya sebagai paragraf penutupi

Oleh sebab itu, pertumbuhan ekonomi mikro sangat mempengaruhi pertumbuhan ekonomi di suatu Negara. Hal ini dikarenakan ekonomi mikro akan mempercepat laju peredaran uang, menghasilkan devisa Negara, dan mengangkat pendapatan perkapita penduduk di dalam suatu Negara. Jadi, jika pertumbuhan ekonomi masyarakatnya baik, maka tidak diragukan lagi pertumbuhan ekonomi suatu Negara juga akan membaik.

Essay: Tugas 6

1.     Paragraf deduktif adalah sebuah paragraf yang kalimat utamanya berada di awal paragraf.
Contoh :
 Pemuda warga desa Tenteram memutuskan melaksanakan jam belajar masyarakat dengan tertib. Sebelumnya, banyak anak sekolah yang dibiarkan di luar rumah, dan hanya duduk duduk di pinggir jalan pada saat jam jam belajar. Para pemuda mulai mendatangi orang tua dan memberi pengertian pentingnya belajar bagi anak anak mereka. Apabila warga menemukan anak-anak mereka sedang kumpul – kumpul di pinggir jalan pada saat jam belajar, mereka akan diperingatkan dan diajak untuk belajar bersama. Jam belajar masyarakat dimulai pukul18.00 sampai pukul 20.00.Kalimat utama dalam paragraf di atas adalah kalimat yang pertama  yaitu , Pemuda warga desa tenteram memutuskan melaksanakan jam belajar masyarakat dengan tertib. 
2.     Paragraf Induktif adalah paragraf yang diawali dengan kalimat yang berisi penjelasan- penjelasan kemudian diakhiri dengan kalimat utama.
Contoh :
            Oleh sebab itu saya sangat setuju dengan adanya kerja bakti seminggu sekali. Karena, jika lingkungan hidup bersih maka kita juga akan sehat. Maka dari itu, kegiatan kerja bakti sangat penting di ligkungan sekolah.
3.     Paragraf pengembang adalah Paragraf pengembang bertujuan untuk mengembangkan pokok pembicaraan suatu karangan yang sebelumnya telah dirumuskan di paragraf pembuka
Contoh :
            Rina adalah seorang gadis yang sangat dermawan. Di lingkungannya, ia dikenal sebagai sosok yang ramah dan suka menolong orang lain. Ia tidak segan – segan memberi pertolongan kepada mereka yang membutuhkan. Bersama teman komunitasnya, rina sering mengadakan acara social untuk membantu korban bencana atau peggalangan dana untuk pasien kanjer yang mebutuhkan uluran dana
           
4.     Paragraf pembuka bertujuan mengutarakan suatu aspek pokok pembicaraan dalam karanagan. Paragraf pembuka berfungsi untuk 1) menghantar pokok pembicaraan; 2) menarik miat dan perhatian pembaca; 3) menyiapkan atau menata pikiran pembaca untuk mengetahui isi seluruh karangan.
Contoh :
Ditengah hutan terdapat sebuah rumah tua. Di rumah itu ada seorang nenek penghuni rumah tua tersebut, nenek itu kira – kira berumur 75 tahun. Setiap malam ia selalu melihat seorang wanita di rumah tersebut, mungkin itu setan. Tetapi nenek itu sudah terbiasa dengan hal – hal aneh semacam itu.
 
 
5.     Paragraf penutup berisi simpulan bagian karangan (subbab, bab) atau simpulan seluruh karangan. Paragraf ini merupakan ernyataan kembali maksud penulis agar lebih jelas.
Contoh :
            Setelah mereka benar – benar kenyang, mereka segera mencari tempat tinggal, dua hari kemudia mereka menemukan tempat yaitu di sebuah padang rumput yag luas. Mereka tidak akan kekurangan makanan karena di tepi padang rumput itu terdapat banyak phon buah – buahan dan sebuah mata air yang sangat bersih. Didi dan dodo hidup dengan rukun, semakin hari persahabatan mereka semakin erat. Mereka pun hidup dengan aman, tenteram dan bahagia selamanya.

Essay: Tugas 5

1.Kesepadanan : yaitu kalimat efektif harus memenuhi unsur gramatikal yaitu subjek, predikat, objek dan keterangan. Di dalam kalimat efektif harus memiliki keseimbangan dalam pemakaian struktur bahasa. Cth:
Musyawarah itu menghasilkan lima keputusan.
Sekolah kami mengadakan lomba baca puisi.
Dalam penyusunan laporan itu saya dibantu oleh para dosen.
swandi berangkat ke sekolah, kemudian ke perpustakaan.

2. Kecermatan dalam Pemilihan dan Penggunaan Kata : yaitu membuat kalimat efektif jangan sampai menjadi kalimat yang ambigu (menimbulkan tafsiran ganda)
Ibu membeli sayur bayam di pasar.
Ayah membaca Koran di ruang tamu.
Dinda tidak bisa hadir hari ini.
Dinda menggigit jarinya hingga berdarah

3. Kehematan : maksudnya adalah hemat dalam mempergunakan kata, frasa atau bentuk lain yang di anggap tidak perlu, tetapi tidak menyalahi kaidah tata bahasa.
Semua mahasiswa boleh ikut ujian kecuali yang belum melunasi pembayaran.
Dinda sudah menunggumu sejak pagi.
Kita harus rajin belajar agar lulus Ujian Nasional.
Para tamu datang dari Jakarta kemari.

4. Kelogisan : ide kalimatnya dapat dengan mudah dipahami dan penulisannya sesuai dengan ejaan yang berlaku.
Untuk menghemat waktu, kami teruskan acara ini.
Saran yang dikemukakannya akan kami pertimbangkan.
Sejak pagi dia bermenung.
Hati-Hati, Sering Terjadi Kecelakaan

5. Kesatuan atau Kepaduan : adalah kepaduan pernyataan dalam kalimat itu, sehingga informasi yang disampaikannya tidak terpecah-pecah.
Kita harus dapat mengembalikan kepada kepribadian kita orang-orang kota yang telah terlanjur meninggalkan rasa kemanusiaan itu dan yang secara tidak sadar bertindak keluar dari kepribadian manusia Indonesia dari sudut kemanusiaan yang adil dan beradab.
Surat itu sudah saya baca.
Makalah ini akan membahas desain interior pada rumah-rumah adat.
Saran yang dikemukakannya akan kami pertimbangkan.

6. Keparalelan atau Kesejajaran : kesamaan bentuk kata atau imbuhan yang digunakan dalam kalimat itu.
Harga minyak dibekukan atau dinaikkan secara luwes.
Tahap terakhir penyelesaian gedung itu adalah kegiatan pengecatan tembok, pemasangan penerangan, pengujian sistem pembagian air, dan pengaturan tata ruang.
Apabila pelaksanaan pembangunan  lima  tahun kita  jadikan  titik tolak,  maka  menonjollah  beberapa  masalah  pokok  yang  minta perhatian  dan  pemecahan. 
Masalah pokok lain  yang  menonjol  ialah  penghentian  pemborosan  dan penyelewengan.

Essay: Tugas 5

Pengertian kalimat efektif adalah kalimat yang mengungkapkan pikiran atau gagasan yang disampaikan sehingga dapat dipahami dan dimengerti oleh orang lain.

Kesepadanan : yaitu kalimat efektif harus memenuhi unsur gramatikal yaitu subjek, predikat, objek dan keterangan. Di dalam kalimat efektif harus memiliki keseimbangan dalam pemakaian struktur bahasa.

  1. Di kampung kami diadakan lomba tarik tambang.
  2. Ember itu berisi minyak tanah.
  3. Dinda berangkat ke tangerang, kemudian ke stasiun.
  4. Kue besar itu terjatuh.

Kecermatan dalam Pemilihan dan Penggunaan Kata : yaitu membuat kalimat efektif jangan sampai menjadi kalimat yang ambigu (menimbulkan tafsiran ganda)

  1. Ibu membeli sayur bayam di pasar.
  2. Ayah membaca Koran di ruang tamu.
  3. Dinda tidak bisa hadir hari ini.
  4. Dinda menggigit jarinya hingga berdarah

Kehematan : maksudnya adalah hemat dalam mempergunakan kata, frasa atau bentuk lain yang di anggap tidak perlu, tetapi tidak menyalahi kaidah tata bahasa.

  1. Semua mahasiswa boleh ikut ujian kecuali yang belum melunasi pembayaran.
  2. Dinda sudah menunggumu sejak pagi.
  3. Kita harus rajin belajar agar lulus Ujian Nasional.
  4. Para tamu datang dari Jakarta kemari.

Kelogisan : ide kalimatnya dapat dengan mudah dipahami dan penulisannya sesuai dengan ejaan yang berlaku.

  1. Untuk menghemat waktu, kami teruskan acara ini.
  2. Saran yang dikemukakannya akan kami pertimbangkan.
  3. Sejak pagi dia bermenung.
  4. Hati-Hati, Sering Terjadi Kecelakaan

 

Kesatuan atau Kepaduan : adalah kepaduan pernyataan dalam kalimat itu, sehingga informasi yang disampaikannya tidak terpecah-pecah.

  1. Saya sudah menonton film itu hingga tamat.
  2. Makalah ini membahas teknologi fiber optik.
  3. Remaja mempunyai banyak potensi untuk dikembangkan.
  4. Dinda diperbolehkan membawa mobil, ataupun memilih untuk membawa motor.

Keparalelan atau Kesejajaran : kesamaan bentuk kata atau imbuhan yang digunakan dalam kalimat itu.

  1. Sesudah dipahami dan dihayati, Pancasila harus diamalkan.
  2. Dia berpukul-pukulan dengan temannya.
  3. Kegiatannya meliputi pembelian buku, membuat catalog, dan mengatur peminjaman buku.
  4. Meja  itu harus segera dirapikan, dibereskan, dan dibersihkan.

 

 

 

Tugas 5 Betari Ayu

  1. Kesepadanan : yaitu kalimat efektif harus memenuhi unsur gramatikal yaitu subjek, predikat, objek dan keterangan. Di dalam kalimat efektif harus memiliki keseimbangan dalam pemakaian struktur bahasa. Cth:
    • Musyawarah itu menghasilkan lima keputusan.
    • Sekolah kami mengadakan lomba baca puisi.
    • Dalam penyusunan laporan itu saya dibantu oleh para dosen.
    • swandi berangkat ke sekolah, kemudian ke perpustakaan.
  2. Kecermatan dalam Pemilihan dan Penggunaan Kata : yaitu membuat kalimat efektif jangan sampai menjadi kalimat yang ambigu (menimbulkan tafsiran ganda)
    • Guru yang baru pergi ke ruang guru. 
    • Hana yang bersekolah mendapatkan ranking 1 di sekolah dan mendapat piala .
    • Mahasiswa perguruan tinggi terkenal itu menerima hadiah.
    • Sebagian  toko  tertutup  sehingga  para  korban  gempa mengkonsumsi makanan sesuai dengan ketersediaan  yang ada.
  3. Kehematan : maksudnya adalah hemat dalam mempergunakan kata, frasa atau bentuk lain yang di anggap tidak perlu, tetapi tidak menyalahi kaidah tata bahasa.
    • Lukisan itu akan saya beli karena indah.
    • Mulai hari Kamis  ini  Top Skor akan mulai terbit dan dijual dengan harga eceran    Rp2.500,00.
    • Tim  ini memiliki waktu selama sepekan (terhitung kemarin) untuk  menentukan  detail  pelaksanaan  format  dua  wilayah seperti jumlah peserta, kontrak pemain, dan lain-lain.
    • Beberapa negara-negara Asean mengikuti konfrensi…. Banyak para peninjau yang menyatakan bahwa perang yang sedang  berlangsung    itu  merupa kan  Perang  Dunia  Timur Tengah.
  4. Kelogisan : ide kalimatnya dapat dengan mudah dipahami dan penulisannya sesuai dengan ejaan yang berlaku.
    • Mayat wanita  yang  di temukan  itu  sebelumnya  sering mondar-mandir di  daerah tersebut.
    • Kepada Pak Lurah, kami persilakan untuk menyampaikan pidatonya.
    • Untuk menghemat waktu, mari kita mulai acara ini.
    • Semua yang hadir dalam rapat kali ini harus membuat laporan.
  5. Kesatuan atau Kepaduan : adalah kepaduan pernyataan dalam kalimat itu, sehingga informasi yang disampaikannya tidak terpecah-pecah.
    • Kita harus dapat mengembalikan kepada kepribadian kita orang-orang kota yang telah terlanjur meninggalkan rasa kemanusiaan itu dan yang secara tidak sadar bertindak keluar dari kepribadian manusia Indonesia dari sudut kemanusiaan yang adil dan beradab.
    • Surat itu sudah saya baca.
    • Makalah ini akan membahas desain interior pada rumah-rumah adat.
    • Saran yang dikemukakannya akan kami pertimbangkan.
  6. Keparalelan atau Kesejajaran : kesamaan bentuk kata atau imbuhan yang digunakan dalam kalimat itu.
    • Harga minyak dibekukan atau dinaikkan secara luwes.
    • Tahap terakhir penyelesaian gedung itu adalah kegiatan pengecatan tembok, pemasangan penerangan, pengujian sistem pembagian air, dan pengaturan tata ruang.
    • Apabila pelaksanaan pembangunan  lima  tahun kita  jadikan  titik tolak,  maka  menonjollah  beberapa  masalah  pokok  yang  minta perhatian  dan  pemecahan. 
    • Masalah pokok lain  yang  menonjol  ialah  penghentian  pemborosan  dan penyelewengan.

Tugas 6

Instruction :

1.Berikan penjelasan apa yang dimaksud dengan paragraf deduktif dan berikan contohnya!
2.Berikan penjelasan apa yang dimaksud dengan paragraf induktif dan berikan contohnya!
3.Buatkan satu contoh paragraf fungsinya sebagai paragraf pengembang
4.Buatkan satu contoh paragraf fungsinya sebagai paragraf pembuka
5.Buatkan satu contoh paragraf fungsnya sebagai paragraf penutupi

Keterangan :

saya sudah mengerjakan tugas 6

Status :

tercapai 100%

Bukti :

1.Berikan penjelasan apa yang dimaksud dengan paragraf deduktif dan berikan contohnya!

Paragraf deduktif adalah suatu Paragraf yang kalimat utamanya terletak di awal Paragraf. Paragraf ini diawali dengan pernyataan yang bersifat umum dan kemudian dilengkapi dengan penjelasan-penjelasan khusus yang berupa contoh-contoh, rincian khusus, bukti-bukti dan lain-lain. Karena Paragraf deduktif dikembangkan dari suatu pernyataan umum, maka pola kalimatnya adalah dari umum ke khusus.

Contoh:

Lapangan pekerjaan di tahun 2017 semakin sedikit. Hal ini disebabkan oleh imbas dari melemahnya rupiah terhadap dolar. Banyak perusahaan tidak mampu mengaji karyawan atau terpaksa merumahkannya karena ongkos produksi naik. Biaya produksi naik akibat dari meroketnya harga bahan baku yang diimpor dari luar negeri. Ingin menaikan harga barang pada saat daya beli masyarakat menurun sama saja dengan tindakan mengubur diri. Mau tidak mau jumlah karyawan akan dipangkas.


2.Berikan penjelasan apa yang dimaksud dengan paragraf induktif dan berikan contohnya!

Paragraf induktif adalah suatu paragraf yang dikembangkan dengan pola induksi, yaitu dengan cara menjabarkan hal – hal khusus terlebih dahulu dan kemudian disimpukan menjadi suatu hal yang umum. Dengan kata lain, paragraf deduksi adalah paragraf yang kalimat utamanya terletak pada akhir paragraf.

Contoh:
Merokok bisa menyebabkan gangguan pernafasan, seperti bronkitis, asma, dan lainnya. Hal ini dikarenakan asap yang masuk ke dalam tubuh sangatlah berbahaya. Selain menyebabkan gangguan pada pernafasan, merokok juga bisa menyebabkan kanker paru – paru. Kandungan tar yang ada pada rokok akan memicu sel – sel kanker pada paru – paru untuk berkembang. Terlebih lagi, merokok juga bisa menyebabkan kecanduan.  Nikotin yang ada pada rokok akan mempengaruhi otak untuk terus mengkonsumsi rokok, sehingga membuat perokok susah untuk menghentikannya. Oleh karena itu, merokok sangatlah berbahaya bagi kesehatan manusia.


3.Buatkan satu contoh paragraf fungsinya sebagai paragraf pengembang

Contoh:
“Walaupun demikian, batasan di atas  masih belum mencakup tentang misi dari pesan yang dibawa oleh surat secara keseluruhan. Dalam pengertian  sehari-hari, surat umumnya hanya dikenal sebagai alat untuk menyampaikan berita secara tertulis. Pengertian tersebut adalah pengertian sempit dari anggapan masyarakat. Surat mengandung aspek yang lebih luas meliputi informasi tertulis berupa rekaman kegiatan secara tertulis yang dibuat dengan persyaratan tertentu.”
4.Buatkan satu contoh paragraf fungsinya sebagai paragraf pembuka

Contoh:

“Secara umum dapat dikatakan bahwa surat adalah alat untuk menyampaikan maksud atau pesan secara tertulis. Batasan itu mengandung pengertian yang sangat luas karena banyak sekali maksud atau pesan yang dapat dituangkan secara secara tertulis, misalnya karang berbentuk artikel, makalah, skripsi, dan buku. Oleh sebab itu, batasan tersebut perlu dipertegas lagi dengan penekanan bahwa maksud atau pesan yang disampaikan melalui surat dapat berupa permintaan, penolakan, dan sebagainya.”
5.Buatkan satu contoh paragraf fungsnya sebagai paragraf penutup

Contoh:
Hal – hal di  atas tidak susah untuk dilakukan hanya perlu kesadaran, kedisiplinan serta tanggung jawab diri kita sendiri. Ketika itu dilakukan, internet akan sangat berguna bagi kehidupan, khususnya diri kita.

Tugas 5

Instruction :

Pengertian kalimat efektif: adalah kalimat yang mengungkapkan pikiran atau gagasan yang disampaikan sehingga dapat dipahami dan dimengerti oleh orang lain.

Buat contoh kalimat efektif masing-masing 4 kalimat dengan kriteria (jadi ada 24 contoh kalimat yang harus dibuat)

Kesepadanan : yaitu kalimat efektif harus memenuhi unsur gramatikal yaitu subjek, predikat, objek dan keterangan. Di dalam kalimat efektif harus memiliki keseimbangan dalam pemakaian struktur bahasa
Kecermatan dalam Pemilihan dan Penggunaan Kata : yaitu membuat kalimat efektif jangan sampai menjadi kalimat yang ambigu (menimbulkan tafsiran ganda)
Kehematan : maksudnya adalah hemat dalam mempergunakan kata, frasa atau bentuk lain yang di anggap tidak perlu, tetapi tidak menyalahi kaidah tata bahasa.

Kelogisan : ide kalimatnya dapat dengan mudah dipahami dan penulisannya sesuai dengan ejaan yang berlaku.
Kesatuan atau Kepaduan : adalah kepaduan pernyataan dalam kalimat itu, sehingga informasi yang disampaikannya tidak terpecah-pecah.
Keparalelan atau Kesejajaran : kesamaan bentuk kata atau imbuhan yang digunakan dalam kalimat itu.
Postingkan jawaban di iMe

Lengkapi jawaban dengan standar iDu

Keterangan :

saya sudah mengerjakan tugas 5

status :

tercapai 100%

Bukti :

1.Kesepadanan : yaitu kalimat efektif harus memenuhi unsur gramatikal yaitu subjek, predikat, objek dan keterangan. Di dalam kalimat efektif harus memiliki keseimbangan dalam pemakaian struktur bahasa

Contoh:
1.Penyusunan laporan itu saya dibantu oleh para dosen (tidak efektif)
Dalam menyusun laporan itu, saya dibantu oleh para dosen (efektif)

2.Kami datang agak terlambat. Sehingga kami tidak dapat mengikuti acara pertama.(tidak efektif)
Kami datang terlambat. Oleh karena itu, kami tidak dapat mengikuti acara pertama . (Efektif)

3.Bahasa Indonesia yang berasal dari bahasa Melayu.(tidak efektif)
Bahasa Indonesia berasal dari bahasa Melayu.(efektif)

4.kampus kami yang terletak di depan pusat perbelanjaan.(tidak efektif)
Kampus kami terletak di depan pusat perbelanjaan.(efektif)


2.Kecermatan dalam Pemilihan dan Penggunaan Kata : yaitu membuat kalimat efektif jangan sampai menjadi kalimat yang ambigu (menimbulkan tafsiran ganda)

Contoh :
1.Gedung sekolah itu sedang di buat(
.(tidak efektif)
Gedung sekolah itu sedang di bangun (efektif)

2.David melihat pertunjukan konser di Singapura (tidak efektif)
David menonton pertunjukan konser di Singapura (efektif)

3.Ani kebingungan sejak dari tadi mencari itunya. (tidak efektif)
Ani kebingungan sejak dari tadi terus mencari bukunya. (efektif)

4.Yang ada di dalam ruangan ini harus keluar. (tidak efektif)
Semua mahasiswa yang ada di dalam ruangan ini harus keluar. (efektif)


3.Kehematan : maksudnya adalah hemat dalam mempergunakan kata, frasa atau bentuk lain yang di anggap tidak perlu, tetapi tidak menyalahi kaidah tata bahasa.

Contoh:
1.Akibat dia tidak mengerjakan Pr, dia dimarahi oleh guru. (tidak efektif).
Akibat tidak mengerjakan Pr, dia dimarahi oleh guru. (efektif)

2.Dia mengenakan baju warna merah. (tidak efektif).
Dia mengenakan baju merah. (efektif).

3.Para siswa-siswi sedang mengikuti upacara bendera di Lapangan . (tidak efektif).
Siswa-siswi sedang mengikuti upacara bendera di Lapangan Merdeka. (efektif).

4.Dia sudah menunggumu sejak dari pagi. (tidak efektif)
Dia sudah menunggumu sejak pagi. (efektif)

4.Kelogisan : ide kalimatnya dapat dengan mudah dipahami dan penulisannya sesuai dengan ejaan yang berlaku.

Contoh :
1.Yang ada di dalam ruangan ini harus keluar.(tidak efektif)
Semua murid yang ada di dalam ruangan ini harus keluar.(efektif)

2.Paman mengajar Kesenian di kelas kami.(tidak efekti)
Paman mengajarkan kesenian di kelas kami.(efektif)

3.Kepada Ibu Kepala sekolah,waktu dan tempat kami persilahkan.(tidak efekti)
Kepada Ibu Kepala Sekolah,kami persilahkan.(efektif)

4.Untuk mempersingkat waktu,kami lanjutkan cara ini.(tidak efektif)
Untuk menghemat waktu,kami lanjutkan acara ini.(efektif)


5.Kesatuan atau Kepaduan : adalah kepaduan pernyataan dalam kalimat itu, sehingga informasi yang disampaikannya tidak terpecah-pecah.

Contoh:
1.Atas perhatianya ,kami ucapkan terima kasih(tidak efektif)
Atas perhatian saudara ,kami ucapkan terima kasih.(efektif)

2.Rio adalah murid yang rajin,dan Tio adalah murid yang nakal.(tidak efektif)
Rio adalah murid yang rajin dedangkan tio adalah murid yang nakal.(efektif)

3.selanjutnya Rina akan jelaskan betapa pentingnya olahraga.(tidak efektif)
Selanjutnya akan Rina jelaskan betapa pentingnya olahraga.(efektif)

4.Atlet terkenal itu menceritakan tentang pengalaman masa kecilnya.(tidak efektif)
Atlet terkenal itu menceritakan pengalaman masa kecilnya.(efektif)


6.Keparalelan atau Kesejajaran : kesamaan bentuk kata atau imbuhan yang digunakan dalam kalimat itu
.

Contoh:
1.Sebagai pelajar,tugas kita adalah belajar,membaca dan prestasi.(tidak efektif)
Sebagai pelajar,tugas kita adalah belajar,berkarya,dan berprestasi.(efektif)

2.Harga minyak dibekukan atau kenaikan secara luwes.(tidak efektif)
Harga minyak dibekukan atau dinaikkan secara luwes.(efektif)

3.Kakak menolong anak itu dengan memapahnya ke pinggir jalan(tidak efektif)
Anak itu ditolong kakak dengan dipapahnya ke pinggir jalan.(efektif)

4.Linda membantu ibu dengan disapunya lantai rumah hingga bersih. (tidak efektif)
Linda membantu ibu dnegan menyapu lantai rumah hingga bersih. (efektif)